Bocah Penderita Lumpuh Otak, Orang Tua Harapkan Bantuan Pemerintah

0
716

Bandar Lampung, buanainformasi.com – Adida Pratama (7) bocah malang penderita Cerebral Palsy (Lumpuh Otak), Buah Hati Pasangan Adios Riady dan Aprida Sari warga Desa Cukuh Betung Kecamatan Kota Agung Timur Kabupaten Tanggamus ini telah di diagnosis menderita Celebral Palsy sejak 3 tahun silam setelah jatuh saat bermain.

“sebelumnya dia (adida) seperti anak normal biasanya, tapi waktu itu pernah jatuh saat bermain, setelah itu semakin hari keadaannya semakin mengkhawatirkan, sering jatuh saat berjalan, pernah juga nabrak tembok waktu itu,”ujar Aprida sambil mengelus  buah hatinya.

Kondisi nya sangat memperihatinkan di usia nya yang menginjak umur 7 tahun, berat Adida hanya seberat 12 kilogram saja. Sempat mendapat perawatan di RSUD Tanggamus, Adida Pratama (7) kini tengah menjalani perawatan intensif di RSUD Abdoel Moeloek Kota Bandar Lampung. Tak hanya itu, kedua orang tua Adida Pratama pun pernah kehabisan biaya sampai pada akhirnya kondisi nya viral di media sosial hingga bantuan datang dari berbagai pihak.

Namun, sungguh di sayangkan di kondisi yang sangat meperihatinkan tak satupun bantuan dari pemerintah menyentuh bocah penderita celebral palsy ini.

“selama tiga tahun saya dan anak saya bolak-balik ke rumah sakit terus, itu memakai biaya pribadi, sampai akhirnya kami kehabisan biaya. Sebelumnya pernah minta bantuan dari ketua RT tapi tidak ada respons, mungkin ketua RT berfikir kalau biaya rumah sakit udah ditanggung BPJS, tapi kan tidak semua biaya bisa ditanggung,” ujar Aprida.

Lanjut Aprida, dirinya sangat mengharapkan uluran tangan pemerintah untuk membantu biaya pengobatan anaknya. “sebenarnya pengen banget dibawa ke RSCM Jakarta, biar memastikan anak saya bisa disembuhkan atau tidak, kita cuma bisa ikhtiar, biar tuhan yang menentukan, tapi setidaknya saya sudah berusaha biar ga nyesel nantinya.” Tutup Aprida.

Hingga berita ini di terbitkan Pemerintah dan Dinas Terkait belum dimintai konfirmasi. (Fany)