Bupati Pesawaran Terima Apresiasi Kesiapsiagaan Penanganan Covid-19

0
687

Pesawaran, Penacakrawala.com – Ketua Tim 3 Gugus Tugas Percepatan Penanganan (GTPP) Covid – 19 Provinsi Lampung Irwan Sihar Marpaung kunjungi Kabupaten Pesawaran dan memberikan Apresiasi terkait kesiapsiagaan penanganan Covid-19 Kepada Bupati. Kamis, 16 April 2020. Gedung Aula Pemkab Pesawaran.

Dalam sambutan Irwan SM meminta jangan sampai ada kejadian penolakan jenazah di kabupaten pesawaran.

“Di daerah selain kabupaten pesawaran beberapa waktu lalu sempat ada penolakan terhadap jenazah yang akan di makamkan, jadi kita merasa miris, kasihan, di mana keluarga jenazah tak di perboleh kan melihat, sudah gitu di tolak lagi, jadi saya harap kan ini tidak terjadi di pesawaran,”jelas Irwan SM yang juga menjabat sebagai asisten 1 bidang pemerintahan dan kesra setdaprov Lampung.

Menurutnya, Bupati Pesawaran perlu di beri apresiasi dalam penanganan Covid-19, di mana ada penolakan, pesawaran malah menawarkan pemakaman jenazah terpapar Corona.

“Kalau sempat ada penolakan Bupati Pesawaran malah menawar kan tempat, saya apresiasi dengan pesawaran, dan saya harap kan terus sosialisasikan dengan masyarakat,agar tidak ada penolakan,”ucapnya.

Lanjutnya, Selama ini banyak masyarakat dari daerah daerah yang langsung datang ke RSUAM untuk melakukan pemeriksaan kesehatan,dan banyak yang di tolak,karena ketidak Tahuan mereka bahwa di daerah masing masing ada rumah sakit yang bisa melakukan penanganan sementara,kalau mereka sudah jauh jauh ke RSUAM terus di tolak kan kasihan mereka,terangnya.

Sementara, Bupati pesawaran Dendi Romadhona memaparkan beberapa langkah dan upaya Pemkab Pesawaran dalam penanganan Covid -19.

“Memang kita sudah tetap kan rencana kerja dan operasional gugus tugas, di antaranya sosialisasi pencegahan mitigasi penularan Covid -19, sterilisasi tempat umum dan fasilitas sosial, penyiapan sarana dan prasarana kesehatan, pemantauan ODP, pengobatan ODP di fasilitas kesehatan, penutupan tempat wisata, sosial distancing, peningkatan sosialisasi PHBS, pemantauan warga dari luar daerah yang terkena pandemi dan yang dari luar negri, pelaksanaan rapid test, dan pembuatan database perkembangan informasi tentang Covid-19 di kabupaten pesawaran, untuk itu kami menyiap kan anggaran sebesar Rp 33 milyar,”jelasnya.

Dalam hal ini, dirinya menghimbau kepada seluruh Masyarakat berdo’a bersama agar jauh dari Pandemi Covid-19.

“Di sini saya juga menghimbau kepada seluruh masyarakat maupun ponpes yang ada untuk berdo’a bersama agar kita selalu di jauh kan dari penyebaran virus ini. Tapi, tentu nya tetap mengedepankan himbauan pemerintah yaitu social distancing dan pysichal distancing”, tutup nya
(Egi/Red)