Danrem 0411 Gatam dan Dirjen Pertanian Hadiri Panen Perdana Hasil Lahan Cetak Sawah Baru

0
562

Lampung Tengah, buanainformasi.com – Dirjen Kementrian Pertanian RI, Dadih Permana melakukan panen perdana di Kampung Restu buana rumbia, Rabu (14/2).

Dadih Permana mengatakan panen perdana ini merupakan hasil Lahan cetak sawah baru merupakan implementasi dari komitmen Menteri Pertanian RI Andi Amran Sulaiman melibatkan TNI AD khususnya Direktorat Zeni TNI AD dan Zeni Kodam (Zidam)

Danrem Gatam Kolonel Hadi Basuki mengatakan panen padi perdana dengan sistem gogo ranca sebagai langkah mendukung pencapaian target luas tambah tanam di Provinsi Lampung, khususnya Kabupaten Lampung Tengah dengan melibatkan dinas pertanian setempat dan personel TNI

“Korem 043 Gatam akan terus mendukung peningkatan produksi tanaman padi baik dari segi kualitas maupun kuantitas, hal ini penting karena kebutuhan pangan terus meningkat setiap tahun,”ujar Kolonel Hadi Basuki kepada media, usai panen perdana di Kampung Restu Buana.

Hadi Basuki mengungkapkan, luas yang kita buka pada tahun 2016 luas lahan 476 hektar di restu buana tersebar di enam kampung Kecamatan Rumbia selain itu

“Cetak sawah bukan hanya di Lampung Tengah tahun 2018 kita siapkan 1000 hektar buka lahan di mesuji 500 Hektar dan Tulangbawang 500 Hektare,” ujarnya.

 

Dirjen Kementrian Pertanian RI, Dadih permana mengatakan kita ingin melihat hasil Panen yang dibuka lahan baru oleh TNI AD Gatam di Lampung Tengah ini dengan hasil yang sangat baik panen perdana menghasilkan padi 4,32 ton per-hektar ini sudah sangat bagus dilahan yang baru di buka ujarnya. Namun kedepan hasil panen akan meningkat 5sampai 7 ton per-hektar dengan di dukung petugas PPL pengawas Pertanian,dan juga irigasi air akan kita tingkatkan.

Dirjen pertanian kembali menjelaskan nantinya para petani ini bisa mandiri dan tidak lagi tergantung pada Pemerintah dan ini pola yang kita pakai.

“Insyaalah terget pemerintah pusat menuju swasembada pangan aka. Tercapai, untuk Lampung Tengah temasuk lumbung pangan Lampung sehingga kita akan terus menun,”ungkapnya.

Kolonel Anuf Rianto bagian zeniad perwakilan Mabes TNI mengatakan program kami slah satunya kerjasama dengan pertanian untuk menunjang swasembada pangan dan lokasi sawah yang di cetak di Rumbia seluas 1324 Hektar dan tersebar di Enam Kampung di kecamatan rumbia.

“Kondisi lahan ini lahan tadah hujan dengan lokasi di dataran rendah, sehingga rentan banjir. Lahan hanya bisa ditanami ketika musim panas, sementara musim hujan tidak bisa karena banjir,” jelasnya.

Upaya memaksimalkan pengelolaan air dilakukan dengan membangun kanal-kanal atau tanggul penangkis yang berfungsi menampung air. Selanjutnya air tersebut dimanfaatkan untuk tanam dan upaya ini dilakukan TNI AD di restu buana dan sudah terbukti peningkatan hasil panen bertambah.(*)