Desa Kagungan Gelar Musyawarah Desa Terkait KUBE

0
530

Tanggamus, PC – PJ Kepala Pekon Kagungan Wildan Histori, S.IP menggelar musyawarah desa di Balai Desa Kagungan Kabupaten Tanggamus, hal tersebut menyusul permintaan dari 10 kelompok usaha bersama ayam bertelur terkait keluhan perincian dana awal, Senin (29/7/2019)

Rapat Musyawarah terkait KUBE (Ayam Bertelur) di hadiri Mantan Kakon Kagungan Revo Rio Nikson, pengurus Muas Nofi’i, Pengawas/ monitoring Mat Roni mewakili pengurus dan aparat, Kasi (bansos) Dinas Sosial Ismail, S.E, Pendamping Saimo, S.E, Babinkamtibmas Bripka Riza, Aparat Pekon, dan 10 kelompok KUBE Ayam Bertelur di Balai pekon Kagungan.

Menjawab keluhan 4 orang dari 10 kelompok tentang perincian dana awal dan laporan TRIWULAN ke -2 Mewakili pengurus, Mat Roni menjelaskan, “tentang perincian dana awal, dari dana itu cair, musyawarah kelompok penentuan titik lokasi kandang dan di sepakati dari 10 kelompok di jadikan satu titik lokasi kandang untuk memudahkan pengurusan dan pengawasan usaha tersebut”.

“Musyawarah Triwulan ke-1 dilakukan pada tanggal 24 April 2019, di hadiri 10 ketua kelompok dan beberapa anggota, di karnakan di Triwulan pertama belum ada hasil dari usaha tersebut. Musyawarah Triwulan ke-2 dilakukan pada tanggal 25 Juli 2019, di hadiri ketua dari 10 kelompok KUBE, dan dijelaskan secara detail dari pengeluaran dan pemasukan sesuai dengan Nota dari agen. Dari musyawarah tersebut sudah ada hasil langsung di serahkan kepada 10 kelompok KUBE tersebut”, Ujar Mat Roni.

Lanjutnya, 10 kelompok KUBE tersebut sepakat bahwa hasil disimpan di Kas untuk pengembangan usaha tersebut dan akan di bagikan kepada 10 kelompok apabila minta di bagikan, Tutupnya.

Di Lanjutkan Revo Rio nikson memberikan penjelesan untuk 10 kelompok KUBE Ayam bertelur di Pekon Kagungan agar semakin bersyukur terkait usaha KUBE ayam bertelur yang sudah berjalan di Pekon Kagungan.

“Proses Di adakannya Ayam bertelur di Pekon ini kan guna Ibu-ibu biar ada kegiatan di pekon, dan untuk mensejahterakan masyarakat. Maka dari itu saya pribadi minta tolong untuk di susun lagi untuk pengurusannya dan di persilahkan untuk 10 kelompok yang siap menjadi pengurus dan agen, kita sebagai masyarakat kagungan harus bersyukur dengan adanya bantuan KUBE ayam bertelur di pekon kita, karna tidak semua pekon mendapatkan bantuan KUBE Tersebut,” ungkapnya.

Di tempat yang sama Kasi (Bansos) Dinas Sosial memberikan penjelasan terkait KUBE di pekon kagungan guna untuk memajukan usaha masyarakat, dan akan meningkatkan bantuan jika 10 kelompok ada perkembangan di dalam usaha KUBE ayam bertelur di pekon kagungan. “saya minta kepada 10 kelompok KUBE di pekon kagungan ini agar bisa berjalan sesuai dengan yang kita harapkan. Karna, apabila usaha ini berjalan sampai dengan 2 Tahun lebih, bisa di ajukan kembali bantuan 2 kali lipat dari dana tersebut, dan pihak manapun yang masuk kerumah tangga kelompok KUBE Pekon Kagungan karna ini mutlak Hak dari 10 kelompok,”tutupnya. (Mas’ud)