Diduga Minum Obat Kuat, Tamu Hotel Lusy Bandar Lampung Tewas Di Dalam Kamar Nya

0
129

Bandar Lampung, Penacakrawala.com – Tamu hotel Lusy Bandar Lampung dikabarkan tewas di dalam kamar diduga meminum obat kuat, Jumat (27/10/2023) sekitar pukul 01.00 WIB. 

Fitri, resepsionis Hotel Lusy mengatakan, dirinya tidak tahu kalau ada peristiwa tamu hotel yang meninggal dunia. 

“Tidak ada yang meninggal dunia, kami buktinya anteng-anteng aja,” kata resepsionis yang mengaku bernama Fitri tersebut. 

Sementara Ketua RT 001, Lingkungan 1, Kelurahan Gulak-galik, Kecamatan Telukbetung Utara, Kota Bandar Lampung, Yadi Taqwa mengatakan, pihaknya mendapat kabar jika ada tamu hotel Lusy tewas di dalam kamar.

“Saya juga baru tahu ini, dan dengar juga rekan RT lainnya bahwa tadi pagi dini hari ada yang meninggal dunia di Hotel Lusy karena obat kuat,” ujar Ketua RT 001, Jumat (27/10/2023). 

Ia membenarkan bahwa Hotel Lusy masuk wilayahnya, tapi pasca kejadian tersebut tidak ada koordinasi jika ada yang meninggal dunia. 

“Makanya saya diminta untuk jadi penjaga malam saya tidak mau dan banyak polisi dan yang punya juga polisi,” kata Yadi Taqwa. 

Ia mengatakan, lurah juga menelponnya pasca kejadian tersebut. 

“Bhabinkamtibmas dan Babinsa juga tidak ada koordinasinya ke saya sebagai ketua RT, ” kata Yadi.

Yadi menilai, seharusnya sebagai tupoksi dan diberikan insentif oleh pemkot gunanya berkordinasi dengan pamong setempat. 

Dirinya siap jika ada yang mau memanggilnya untuk menjelaskan yang sesungguhnya.

“Jadi ada yang meninggal di Hotel Lusy ini saya justru tidak tahu, dan saya malah tahu dari rekan RT lainnya,” kata Yadi.

Saat ditanya bagaimana koordinasinya pihak hotel kepada pamong setempat, Yadi mengatakan, kalau koordinasi itu hanya sebatas meminta izin keramaian.

“Tidak ada informasi kalau ada yang meninggal dunia,” kata Yadi. 

Sementara Gondrong, sapaan penjual nasi goreng di dekat Hotel Lusy mengatakan, ada pria yang meninggal dunia di dalam hotel Lusy. 

Polisi juga pada malam itu ada yang masuk ke dalam hotel Lusy. 

“Iya tadi malam sekitar jam satu malam ada polisi dengan mobil warna oranye datang ke hotel ini untuk mengidentifikasikan,” terang Gondrong. 

Berdasarkan informasi suasana hotel berwarna putih dengan kombinasi pink tampak seperti biasanya. 

Tidak ada aktivitas yang mencurigakan pasca meninggalnya tamu hotel diduga akibat doping obat kuat. (**/red)