DPP GEMPUR Lampura Dukung Penuh Pembangunan Tugu Pengantin

0
741
DPP GEMPUR Lampura Dukung Penuh Pembangunan Tugu Pengantin
DPP GEMPUR Lampura Dukung Penuh Pembangunan Tugu Pengantin

Kotabumi, buanainformasi.com-Prihal terjadinya pro dan kontra terkait pembuatan patung pengantin Lampung di jalan Pahlawan Kotabumi yang hingga saat ini terus bergulir akibat terjadinya penolakan oleh masyarakat setempat. Dewan Pimpinan Pusat Gerakan Pemuda Peduli Rakyat (DPP GEMPUR) Kabupaten Lampung Utara (lampura), menyatakan sikap mendukung sepenuhnya pembangunan tugu pengantin tersebut.Minggu (19/03/17)

Ketua DPP GEMPUR, Ifranto Kunzeri didampingi Wakil Ketua Kebijakan Publik Gempur, Yoga Arad Atmaja menyatakan dukungan terhadap pemerintah daerah untuk terus melanjutkan pembangunan patung pengantin tersebut. Karena menurut mereka, patung pengantin tersebut mencerminkan nilai-nilai adat dan budaya Lampung.ungkapnya

Disamping itu lanjutnya, keberadaan patung di tengah-tengah kota (depan komplek kantor pemkab Lampura) juga akan mempercantik dan memperindah. ” Sebenarnya tidak ada alasan mendasar atas penolakan pembuatan patung pengantin itu. Karena keberadaan patung di depan jalan pahlawan itu tidak mengurangi atau mendistorsi makna jalan pahlawan itu sendiri. Jadi kami berharap pembangunan patung pengantin tetap dilaksanakan,” ujar Ifranto di sekretariat Gempur

Sementara itu, Wakil Ketua Gempur, Desyanto yang saat itu juga berada di sekretariat Gempur mengungkapkan bahwa terjadinya polemik patung pengantin itu tak lepas dari nuansa politis yang dimainkan oleh pihak-pihak tertentu mengingat tahun ini adalah tahun politik. ” Ya kami yakin ini nuansa politis nya kuat mengingat tahun depan Lampung Utara akan mengadakan pemilihan kepala daerah,” kata Desyanto yang diamini oleh Ifranto.

Diketahui, rencana pemerintah untuk membangun patung pengantin di jalan pahlawan mendapat reaksi penolakan oleh masyarakat setempat khususnya keluarga besar Mustafa gelar Pangeran Karena Allah  yang disebut sebagai pahlawan di Lampung Utara. Polemik itupun hingga kini terus bergulir bahkan DPRD setempat hingga saat ini turun tangan guna memediasi kedua belah pihak dan meminta pembangunan patung pengantin itu untuk sementara dihentikan.(hendra)