GAK Kembali Erupsi Hingga Empat Kali, Warga Di Himbau Tidak Mendekat

0
96

Lampung Selatan, Penacakrawala.com – Gunung Anak Krakatau (GAK) di Lampung Selatan erupsi 4 kali, Jumat (15/12/2023).

Kepala Pos Pantau Gunung Anak Krakatau (GAK) Desa Hargo Pancuran, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan Andi Suardi mengatakan masih mengalami erupsi.

“Hari ini 4 kali erupsi pukul 06.58 WIB. Lalu, pukul 07.39 WIB. Kemudian, pukul 09.14 WIB. Pukul pukul 09.29 WIB,” kata Andi.

“Yang dicatat di Magma Indonesia merupakan erupsi dengan ketinggian kolom abu diatas 500 meter,” sambungnya.

Lebih lanjut Andi mengatakan, ketinggian kolom abu erupsi Gunung Anak Krakatau di Lampung Selatan mencapai 300 meter.

Lebih lanjut Andi menjelaskan status Gunung Anak Krakatau di Lampung Selatan level III atau siaga.

Masih kata Andi, pihaknya mengimbau masyarakat, pengunjung, wisatawan, pendaki tidak mendekati Gunung Anak Krakatau atau beraktivitas dalam radius 5 km dari kawah aktif.

Erupsi Gunung Anak Krakatau pertama pada pukul 06.58 WIB.

Tinggi kolom abu teramati kurang lebih 300 m di atas puncak atau kurang lebih 457 m di atas permukaan laut.

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas sedang ke arah utara.

Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 48 mm dan durasi 15 detik.

Erupsi Gunung Anak Krakatau yang ke-dua pukul 07.39 WIB.

Tinggi kolom abu teramati kurang lebih 200 m di atas puncak atau kurang lebih 357 m di atas permukaan laut.

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara.

Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 47 mm dan durasi 15 detik.

Erupsi Gunung Anak Krakatau ketiga pukul 09.14 WIB.

Tinggi kolom abu teramati kurang lebih 300 m di atas puncak atau kurang lebih 457 m di atas permukaan laut.

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara.

Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 45 mm dan durasi 14 detik.

Erupsi Gunung Anak Krakatau ke-empat pukul 09.29 WIB.

Tinggi kolom abu teramati kurang lebih 300 m di atas puncak atau kurang lebih 457 m di atas permukaan laut.

Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah utara.

Erupsi ini terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 49 mm dan durasi 15 detik. (**/red)