Lampung Selatan, Penacakrawala.com – Gunung Anak Krakatau di Lampung Selatan masih mengalami erupsi hingga, Jumat (15/12/2023).
Akibatnya, beberapa warga mengalami dampak debu yang berterbangan hingga ada yang mengalami sesak nafas.
Pihak dinas kesehatan melalui Puskesmas Rajabasa dan pembantu pun membagikan masker kepada warga terutaman warga pulau sebesi dan sebuku yang jaraknya cukup dekat dengan Gunung Anak Krakatau.
“Ijin nih saya mengabarkan dari pulau sebesi pukul 16.30 WIB, Gunung Sebesi kita tertutup abu vulkanik Gunung Anak Karatau,”
“Sekarang debunya berterbangan ke sini, kebetulan saya sendiri warga sebesinya ini. merasa mata perih (kelilipan) bahasanya,”
“Alhamdulilah warga sebesi masih aktivitas seperti biasa tidak mengkhawatirkan apapun. karena gunung vulkanik kita lagi mengeluarkan vulkanik terus gunung anak krakatau kita jadi sudah biasa”
“Warga pulau sebesi sore ini anak-anak pada berenang. main dipantai semua. Pokoknya dijamin aman”
“Kami semua pakai masker alhamdulilah kami warga sebesi dapat bantuan masker dari puskesmas,” ujar orang dalam video yang disebar di aplikasi chating WhatsApp.
Warga Pulau Sebesi, Sumadi mengatakan bahwa dampak erupsi GAK telah dirasakan selama 5 hari.
“Sejak lima hari lalu hingga hari ini Pulau Sebesi dibanjiri abu vulkanik,” ujarnya.
“Akibat tebal material yang keluar dari GAK, warga ini merasakan dampak sakit pada mata dan pernapasan sehingga banyak yang terkena batuk dan sesak napas,” sambungnya.
Hingga saat ini, Kades Pulau Sebesi Syamsiar belum mengkonfirmasi kebenaran informasi tersebut. (**/red)




