GUBERNUR SHALAT IED BERSAMA MASYARAKAT DI LAPANGAN SABURAI

0
961
GUBERNUR SHALAT IED BERSAMA MASYARAKAT DI LAPANGAN SABURAI
GUBERNUR SHALAT IED BERSAMA MASYARAKAT DI LAPANGAN SABURAI

BUANAINFORMASI.COM-Gubernur Lampung M. Ridho Ficardo Senin (12/09) pagi melaksanakan shalat idul adha berjamaah bersama-sama dengan warga masyarakat Bandar Lampung di Lapangan Saburai.

Gubernur didampingi istri dan kedua putranya tiba beberapa saat sebelum pelaksanaan shalat idul adha dimulai, nampak ribuan jamaaah memadati lapangan Saburai guna melaksanakan shalat Idul Adha 1437 H Senin pagi. Bertindak selaku imam dalam pelaksanaan shalat pada kesempatan ini Hasbuna dari Kanwil Kementerian Agama Provinsi Lampung, sedangkan khatib sendiri adalah KH Khairuddin Tahmid yang juga Ketua Umum MUI Provinsi Lampung.
img_8814Dalam khotbahnya KH Khairuddin Tahmid mengatakan “salah satu yang amat kita butuhkan dalam menjalani kehidupan yang baik adalah keteladan dari sosok orang yang bisa diteladani. Dengan adanya keteladan, kita memiliki tolok ukur untuk menilai apakah hidup kita sudah baik atau belum. Salah satunya adalah meneladani Nabi Ibrahim,
dimana dapat kita ambil pelajaran bahwa meneladani Nabi lbrahim AS yang ajarannya terus dilesteraikan dan dikembangkan oleh Nabi Muhammad SAW meniscayakan kita untuk selalu berusaha memperbaiki diri dan keluarga serta memperbaiki orang lain untuk selanjutnya terus bergerak dalam menegakkan nilai-nilai kebenaran dan mau berkorban untuk mencapainya.
KH. Khairuddin Tahmid juga mengungkapkan “sisi lain dari keikhlasan berupa perbedaan dan keunggulan, distingsi dan exellence dari sosok Nabi lbrahim AS ialah besarnya pengorbanan yang ditunjukkan kepada Allah melalui ketulusannya dalam mengorbankan putra kesayangannya, Nabi lsma’il As. Dimana Kisah keluarga Nabi lbrahim sarat akan pesan-pesan moral. Nabi Ibrahim adalah simbol bagi manusia yang rela mengorbankan apa saja demi mencapai keridhoan Tuhan, rela menyembelih anaknya. bahkan rela mengorbankan diri dalam kobaran api.
img_20160912_194421Dalam penutup khotbahnya Ketua MUI Provinsi Lampung ini menegaskan “Setiap orang mempunyai kelemahan terhadap
sesuatu yang dicintainya. Kelemahan Nabi lbrahim terletak pada anak kesayangannya yang sudah lama didambakannya, dan dari sini pula kembali diuji oleh Allah berupa godaan setan, tetapi Nabi lbrahim lulus dari ujian itu. Ia secara tulus dan ikhlas mau mengorbankan putra kesayangannya. Sedangkan Nabi Ismail adalah simbol bagi sesuatu yang paling dicintai dan sekaligus berpotensi melemahkan dan menggoyahkan iman, simbol bagi sesuatu yang dapat mengajak kita untuk berpikir subyektif dan berpendirian egois. Mari kita mengintrospeksi dan mengukur diri kita masing-masing. Betapa mulya sosok Nabi Ibrahim, yang demikian tangguh keimanan dan komitmennya dalam memegang prinsip-prinsip hidup, dengan menunjukkan pengorbanan yang optimal ke jalan yang diridhai Allah SWT”, tutup mantan Ka.Kanwil Kementerian Agama Kabupaten Way Kanan ini.
Ditambahkan Kabag Humas Pemprov. Lampung Heriyansyah, dalam kesempatan ini juga Gubernur Lampung berkesempatan memberikan satu ekor sapi kepada Panitia Hari-Hari Besar Islam (PHBI) Provinsi Lampung, yang nantinya akan dikurbankan untuk warga masyarakat yang berhak menerimanya. Hadir bersama dengan Gubernur Lampung dalam pelaksanaan Shalat idul adha Senin pagi Komandan Korem Gatam Kol. Supriyatna, Kepala Kanwil Agama Provinsi Lampung Suhaili, Pj. Sekdaprov Lampung Sutono, Asisten Bidang Ekonomi Pembangunan Adeham, serta para pejabat dari unsur Forkopimda Provinsi Lampung lainnya. (Rilis Humas Pemerintah Provinsi Lampung/red)