Guna Tarik Investor Asing, Bandara Raden Intan Ditawarkan ke India

0
681

Jakarta, buanainformasi.com – Pemerintah menawarkan Bandara Radin Inten II Lampung kepada India. Selain itu juga ditawarkan pengelolaan Bandara Kualanamu, Bandara di Balikpapan, Bandara di Tarakan, dan Bandara di Labuan Bajo.

Kita menginginkan adanya investor asing yang dapat mengelola pelabuhan ataupun sektor bandara di Indonesia,” ujar Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada acara Forum Infrastructure India-Indonesia di Jakarta, Senin (19/3).

Menurut Menteri Perhubungan, pemerintah menginginkan adanya investor asing yang dapat mengelola pelabuhan ataupun sektor bandara di Indonesia.

Khususnya, bagi mereka yang telah memiliki pengalaman mengelola pelabuhan dan bandara. Sementara terkait seaport, jelas Budi, yang available di Kuala Tanjung dan Bitung. Lainnya seaport dalam skala lebih kecil, ada di Indonesia bagian tengah,”ungkapnya.

Saya pikir hubungan baik antara Indonesia dan India ini bisa didalami, bisa di-improve dalam suatu kegiatan yang konkrit. Khususnya di airport dan di pelabuhan,” ujar Budi.

Terkait proyek kereta api, Menteri Perhubungan berencana menawarkan proyek kereta api Makassar ke Pare-pare kepada India.

India bisa masuk. Sebagian daripada investasinya kita lakukan secara KPBU (kerja sama pemerintah dan badan ,usaha). Itu dimungkinkan apabila India masuk ke kereta api selain seaport dan airport,” jelas Budi.

Kata Menteri Perhubungan, walau proyek-proyek tersebut ditawarkan kepada pihak asing, bukan berarti pemerintah menjual proyek.Investor asing hanya diberikan hak konsesi terbatas (limited consession) untuk mengelola.(*)