Pesawaran, Buanainformasi.com – Peringatan Hari Sampah Nasional Tahun 2018 dalam rangka kepedulian pemerintah Pemkab Pesawaran terhadap sampah dengan tema : Sayangi Bumi Andan Jejama Bersihkan Dari Sampah, dilaksanakann di RSUD Pesawaran, selasa pagi (13/3/2018).
Laporan Panitia oleh dinas lingkungan hidup Kabupaten Pesawaran Drs. Sofian Adam menyampaikan, sesuai surat edaran Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor : MenLHK/PSLB3/PLP01/2018 tentang kerja bersama untuk peningkatan penanganan sampah dalam rangka Hari Peduli Sampah tahun 2018, mulai 21 Januari sampai dengan tanggal 21 April 2018 yang akan dilaksanakan di Fasilitas Publik seperti terminal, pelabuhan, pasar tradisional sarana ibadah dan fasilitas pemerintahan meliputi kantor pemerintah, kantor kecamatan, kantor kelurahan hingga kantor desa, “ungkap Sofian.
“Maksud dan tujuan ini adalah bermaksud untuk meningkatkan kepedulian dan peran aktif masyarakat Indonesia dalam penanganan sampah khususnya masyarakat Kabupaten Pesawaran dimulai dari diri pribadi, komunitas hingga bangsa terhadap kepedulian pengelolaan sampah. Rangkaian kegiatan Hari Peduli Sampah (HPSN) kali ini, diharapakan akan menjadi jalan pemenuhan tujuan pembangunan pengelolaan sampah. Sebagaimana target melalui peraturan Presiden Nomor 97 Tahun 2017 yaitu, pada tahun 2025 terdapat pengurangan timbunan sampah sebesar 30% serta penanganan sampah sebesar 70%, “tambahnya.
Sofian juga meminta kepada Wabub Pesawaran untuk memfokuskan, jika kebersihan pada tahun tahun lalu mengoptimalkan kepada lingkungan laut dan pariwisata maka pada tahun ini kita fokuskan pada lingkungan pemerintah dan lingkungan Rumah Sakit yang ada di Pesawaran,”ujarnya.
Selanjutnya Wakil Bupati Eriawan, menyampaikan dalam sambutannya mempertegas terhadap pengelolaan sampah diselenggarakan berdasarkan asas-asas tanggung jawab, asas berkelanjutan, asas manfaat, asas keamanan dan asas nilai ekonomi. Dalam rangka mendukung pemenuhan tersebut diatas perlu dibangun peran serta masyarakat dan berbagai pihak dalam mewujudkan lingkungan yang bersih dan bebas dari sampah,”ungkap Eriawan.
Bupati menghimbau kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan dalam penanganan hibah pengelolaan barang sampah, diantaranya mengurangi barang-barang sekali pakai dan menggantinya dengan barang yang dapat dipakai berulang dengan contoh membawa kantong ketika hendak belanja. Yang kedua yaitu menggunakan kembali barang yang masih layak pakai. Yang ketiga adalah mendaur ulang sampah seperti menjadikan kerajinan dan menjadi kompos,”imbuhnya.
Selanjutnya intruksi dari Wakil Bupati Pesawaran, hari ini kita peringati hari sampah nasional jangan sampai gara-gara sampah menumpuk, genangan air tersumbat sampai kejadian banjir, terlebih sekarang sedang maraknya kejadian banjir. Penting kita lihat banyaknya sampah menyumbat aliran-aliran sungai. Mari kita bersama-bersama dan intruksi untuk kepala daerah masing-masing untuk membersihkan lokasi aliran sungai yang tersumbat,”pungkasnya.
“Bupati dan Wakil Bupati hanya satu, tapi karna kejadian telfon sana-sini kadang-kadang jadi pusing, namun saat di cek ke area rawan banjir ternyata sungai penyebabnya hanyalah sampah yang menyumbat,”ujar Eriawan. (adi)




