Honor Jasa Medis Sudah Menunggak 7 Bulan Akibat Pihak RSUD BM Sibuk Urusi Akreditasi

0
622

Tanggamus, buanainformasi.com – Pembayaran jasa tenaga medis “Nunggak” selama 7 bulan. Pihak Rumah Sakit Umum Daerah Batin Mangunang (RSUDBM) mengaku sibuk mengurus peninkatan akreditasi RS.

Mewakili Direktur RSUD BM dr. Yudi, Kabid Perencanaan Marhaenisa, mengatakan, menunggaknya pembayaran jasa tenaga medis selama 7 bulan itu, karena kesibukan pihak RS mengurusi peningkatan akreditasi RS.

“Lantaran kesibukan itulah sehingga pihaknya kemungkinan mengalami “Amnesia” untuk membayar honor tenaga medis. Sejak tahun 2017 (honor jasa tenaga medis) belum terbayarkan,”ungkap Marhaenisa.

Marhaenisa melanjutkan, jika persoalan “lupa bayar” tersebut disebabkan banyaknya pegawai pada bidang jasa RSUDBM yang oper alih ke Satuan Kerja (Satker) lain. Hal ini juga penyebab menyulitkan pihak RS melakukan penghitungan jasa medis.

Pada tahun 2016, persoalan serupa pernah terjadi. Tim yang lama di bagian jasa sudah tidak ada, karena banyak yang pindah. Orang-orang khususnya bidangnya tidak ada, jadi kendala.

“Intinya kita kekurangan orang untuk menangani masalah ini. Sedangkan tenaga ahli di RSUD sendiri masih terbatas. Jika kita mengambil tenaga ahli dari bidang lain, maka akan menghambat bidang-bidang yang lain. SK (Surat Keputusan) saya saja baru November kemarin diberikan Direktur,”ujarnya.

Ditambahkannya, untuk mencari solusi dari permasalahan tersebut, pihaknya akan melakukan rapat, Jumat 02 February 2018.
“Hasil rapat, secepatnya akan diberikan (honor tenaga medis). Paling lambat satu minggu dari keputusan rapat sudah bisa dicairkan, asalkan sudah clear dirapat,”katanya. (*)