Metro, BITV – Institut Agama Islam (IAI) Agus Salim Kota Metro memastikan proses rekrutmen tenaga dosen dilakukan secara transparan. Upaya itu dilakukan agar tenaga dosen yang diterima mempunyai mindset membesarkan untuk institusi.
Hal itu diungkapkan oleh Rektor IAI Agus Salim H. Ach. Chairy. Ia mengatakan proses rekrutmen tenaga dosen yang melalui beberapa tahapan seleksi dilakukan secara transparan dan peserta tes yang nantinya akan diterima akan menandatangani fakta integritas.
“Ini untuk memastikan bahwa tenaga dosen yang diterima memiliki mindset untuk membesarkan institusi. Selain itu, kami tidak disibukkan dengan proses rekrutmen karena ada dosen yang keluar masuk,” kata Ach. Chairy, Kamis (10/1/19).

Chairy juga menambahkan rekrutmen tenaga dosen yang dilakukan IAI Agus Salim selain karena kekurangan tenaga juga dalam proses menghadapi akreditasi lembaga, dimana untuk setiap program studi (prodi) minimal memiliki 12 orang tenaga dosen. Sedangkan, saat ini setiap prodi baru memiliki 6 orang dosen.
“Karenanya, dalam proses rekrutmen kali ini, IAI Agus Salim akan menerima sekitar 24 orang dosen,” imbuhnya.
Sementara itu, Wakil Rektor II IAI Agus Salim, Norma Fitria, M.Pd.I., menambahkan, agar proses seleksi tenaga dosen benar-benar transparan pihaknya melibatkan akademisi dari Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Intan Bandar Lampung sebagai penguji, di antaranya Dr Siti Fatimah, dan Prof. DR Syarifudin Basyar, M.Ag.
“Jadi proses seleksi juga melibatkan akademisi dari UIN Raden Intan,” ujar Norma Fitria.
Diketahui, IAI Agus Salim Kota Metro menyediakan lowongan dosen untuk sejumlah Program Studi (Prodi) yang ada. Di antaranya, Prodi Pendidikan Agama Islam, Manajemen Pendidikan Islam, PGMI, Syariah, Ekonomi Syariah, Komunikasi Penyiaran Islam, dan Hukum Keluarga. (red/*)




