Lampung Barat, Penacakrawala.com – Jalan Raden Intan (Liwa-Way Mengaku) di Lampung Barat, kembali diperbaiki. Perbaikan dilakukan di Simpang Serdang, Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balik Bukit yang rusak cukup parah.
Sebelumnya, tiga bulan diperbaiki, jalan yang menghubungkan Lampung Barat-Sumatera Selatan itu sudah rusak.
Terdapat lubang pada sejumlah titik yang bisa membahayakan pengendara yang melintas di jalur tersebut.
Menurut Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah (UPTD) Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Wilayah V Aprisol Putra, perbaikan kembali dilakukan rekanan mulai Kamis 24 November 2022.
“Hari ini rekanan mulai kerja perbaikan,” kata Aprisol melalui pesan WhatsApp.
Terkait panjang jalan yang diperbaiki, Aprisol mengaku tidak paham. Begitu juga dengan perusahaan rekanan pemenang tander proyek dengan nilai cukup besar tersebut.
“Saya enggak paham. Sebab saya hanya sebatas koordinasi di lapangan saja,” sebut dia.
Diketahui, belum genap tiga bulan, ruas Jalan Raden Intan (Liwa-Way Mengaku) yang juga penghubung Lampung Barat-Sumatera Selatan sudah rusak.
Kerusakan terlihat di Simpang Serdang, Kelurahan Way Mengaku, Kecamatan Balik Bukit, Lampung Barat.
Beberapa titik aspal kembali terkelupas dan berlubang. Kondisi ini cukup menjadi keluhan pengendara yang melintas di jalan itu.
Kepala UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Wilayah V Aprisol Putra menyatakan, pihaknya telah menerima laporan kerusakan jalan yang baru diperbaiki oleh pihak ketiga tersebut.
“Sudah kami sampaikan (kepada rekanan) untuk segera dilakukan perbaikan,” kata Aprisol dihubungi, Rabu 15 November 2022.
Sementara Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Lampung Barat Zeflin Erizal mempertanyakan kualitas jalan yang dibangun tersebut.
Ruas Jalan Raden Intan ini ditangani oleh provinsi dengan anggaran cukup besar.
Namun saat ini aspal banyak banyak yang terkelupas. Karena itu, kualitas pengerjaan jalan menjadi pertanyaan. Salah seorang pengendara, Riyan Sah juga mempertanyakan hasil pembangunan tersebut.
Menurut Riyan, kualitas pembangunan yang dihasilkan sangat buruk dan menyebabkan pengguna jalan tidak nyaman saat melintas.
“Aspalnya mulai terkelupas. Kalau diperhatikan, itu sangat tipis. Belum lagi kondisi jalan berlubang di beberapa titik. Padahal itu baru diperbaiki,” sesalnya.
Terkait penanganan jalan, Pemerintah Provinsi Lampung akan membantu anggaran pembangunan ruas jalan yang menghubungkan Bumi Agung-Gedung Gumanti-Tri Mulyo-Gerning, Kecamatan Tegineneng hingga perbatasan Lampung Tengah.
Menurut Bupati Dendi Ramadhona , jalan tersebut merupakan jalan provinsi yang sudah akan dihibahkan ke Pesawaran.
Ruas jalan itu menjadi akses masyarakat untuk mengangkut produksi hasil pertanian dan urat nadi perekonomian masyarakat di Tegineneng.
“Kami sudah menganggarkan sekitar Rp 8,5 miliar untuk peningkatan jalan sentra produksi di Tegineneng ini. Alhamdulillah, pak gubernur membantu sekitar Rp 4 miliar,” kata Dendi Ramadhona, Selasa 15 November 2022.
Dendi menuturkan, peningkatan ruas jalan tersebut merupakan kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan Pesawaran.
Di mana, Pemerintah Kabupaten Pesawaran tidak ingin hanya berpangku tangan menunggu uluran bantuan anggaran dari provinsi.
Tetapi juga secara mandiri telah menganggarkan untuk perbaikan jalan tersebut.




