Lampung Barat, buanainformasi.com – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lampung Barat dan Laision Officer (LO) kedua pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Lampung Barat menggelar rapat mengenai aturan dalam acara debat kandidat yang akan di laksanakan Rabu (28/12) pekan depan di Gedung Serba Guna (GSG) Pemkab setempat.
“Kami berharap debat kandidat ini bisa aman dan lancar tentunya. Kami dari KPU meminta kesepakatan dari LO dua pasang calon yang disaksikan oleh pihak Polres dan Kodim. Pertama kami sepakati bersama jika dalam ruangan debat yang masuk terbatas dan nanti akan di pakaikan ID Card serta tidak diperbolehkan memakai atribut serta tidak boleh menyerukan yel-yel. Ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan,” kata Ketua KPU Lampung Barat, Imtizal, saat kegiatan rapat persiapan debat kandidat di ruang aula KPU setempat, Jumat (23/12)
Dia pun meminta kepada pihak keamanan baik dari polres dan kodim untuk bisa menjaga ketat jalannya debat.”Meskipun kami yakin kegiatan ini aman tetapi apasalahnya dilakukan antisipasi, untuk hal-hal yang tidak diinginkan. Contohnya pada saat pengambilan nomor urut beberapa waktu lalu suasana sempat memanas ini yang harus diwaspadai dan tidak boleh terjadi. Demi lancarnya kegiatan pilkada di kabupaten ini,” ujar dia.
Untuk materi debat sendiri, lanjut dia, KPU pun belum mengetahuinya, namun kemungkinan bahannya seputar visi dan misi dan pembangunan jangka panjang. “Kami belum tahu pasti materinya nanti, tetapi persiapan pengamanan dan kesepakatan peraturan harus dipersiapkan dengan matang. Seperti masyarakat yang akan menonton atau mendengarkan debat khususnya bagian luar halaman GSG. Itu juga sudah kami sepakati, boleh memakai atribut tetapi yang bisa menempel dibadan saja, artinya tidak boleh membawa Alat Peraga Kampanye (APK) karena itu ada bambu dan kayunya,” kata Imtizal.
Sementara itu LO pasangan nomor urut dua Edy -Pai dan LO nomor urut satu PM, sepakat dengan hasil musawarah tersebut. Hadir masing-masing dua orang LO dari dua pasang calon, yakni LO nomor urut satu M.Fikri Aliansyah dan Edi Purwantu, sedangkan LO nomor urut dua Heryadi dan Carles. (Romi Erlan)




