Kabid Humas Polda Lampung Umumkan Update Data Bencana Tsunami di Lamsel

0
629

Bandar Lampung, bitv – Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Lampung memberikan update data bencana Kabupaten Lampung Selatan, Minggu (06/01/2019) Malam.

Informasi yang diperoleh dari Kabid Humas Polda Lampung Kombes Pol Dra Sulistyaningsih , jumlah Korban yang Meninggal Dunia sebanyak 118 (Seratus Delapan Belas) orang, 47 (Empat Puluh Tujuh) di RS dan 71 (Tujuh Puluh Satu) diluar RS.

Korban yang mengalami Luka Ringan/ Berat sebanyak 7.803 (Tujuh Ribu Delapan Ratus Tiga) orang, sejumlah 446 (Empat Ratus Empat Puluh Enam) dirawat di RS dan 7.357 (Tujuh Ribu Tiga Ratus Lima Puluh Tujuh) orang dirawat di luar RS. Pasien yang masih dirawat di RS sebanyak 30 (Tiga Puluh) orang dan 6 (Enam) orang dirujuk.

Kerugian akibat bencana, mengalami kerusakan diantaranya sebanyak 710 unit Rumah, 7 unit Hotel, 7 unit Masjid, 6 unit Sekolah, 25 unit Warung Kuliner, 14 unit Kendaraan Roda Empat (KR-4), 100 unit Kendaraan Roda Dua (KR-2) dan 190 unit Perahu.

Sebanyak Tujuh orang brlum ditemukan, masih dalam pencarian, antara lain Aulia Meyza Putri Binti Rudiansyah(5) alamat Tejang Pulau Sebesi.

Yang belum ditemukan warga Dusun Kenali Desa Sukaraja Rajabasa antara lain Sahri, Saman, Asim, Asmara, Rohani dan Madsamil.

Sementara itu, kecamatan Rajabasa merupakan kecamatan yang terbanyak menelan korban jiwa. Dari sejumlah desa yang ada, antara lain, Desa Way Muli Induk, Desa Way Muli Timur, Desa Kunjir dan Desa Rajabasa korban meninggal dunia sebanyak 96 orang meninggal dunia, 4.193 orang mengalami Luka Ringan/ Luka Berat dan 559 unit Rumah mengalami kerusakan.

Kemudian Kecamatan Kalianda Pantai Alau Alau / Laguna Kelurahan Way Urang Desa Maja Kalianda Kawah Kabupaten Lampung Selatan, sebanyak 20 korban meninggal dunia, 2.507 orang mengalami Luka Berat/ Ringan, 123 unit Rumah mengalami kerusakan. Kecamatan Bakauheni Desa kelawi dan Desa Bakauheni (PKM), sebanyak 2 (Dua) orang meninggal dunia, 397 korban mengalami Luka Ringan/ Luka Berat dan 19 unit Rumah mengalami kerusakan. Kecamatan Sidomulyo Desa suak, 400 korban mengalami Luka Ringan/ Luka Berat.

Kabid humas Polda Lampung juga mengumumkan jumlah pengungsi akibat tsunami selat sunda (22/12). Masyarakat kecamatan Rajabasa mengungsi di halaman Kantor Camat Rajabasa Desa Banding sebanyak 1.044 orang (Laki- laki 460 orang, Perempuan 468 orang dan Anak- anak 115 orang).

Di Balai Desa Totoharjo Kecamatan Bakauheni Kabupaten Lampung Selatan sudah kembali ke rumah. Di Desa Kelawi Kecamatan Bakauheni Kabupaten Lampung Selatan jumlah pengungsi dari wilayah Kunjir, Way Muli, Sukaraja dan Pulau Sebesi sebanyak 121 orang (Laki- laki 59 orang dan Perempuan 62 orang). Seluruh pengungsi menginap di rumah- rumah warga dan atau saudara mereka di masing- masing Dusun yang ada di Desa Kelawi.

Desa Cugung Kecamatan Rajabasa jumlah pengungsi dari warga Desa Kunjir dan Desa Way muli sebanyak 700 orang, antara lain 500 orang (Laki- laki 200 orang, Perempuan 300 orang) di Mushola Cugung dan 200 orang (Laki- laki 100 orang, Perempuan 50 orang dan Lansia 50 orang) di Plang Air Terjun Cugung.

Lokasi di Lapangan Tenis Indoor Desa Kedaton Kecamatan Kalianda Lampung Selatan, jumlah pengungsi dari warga Pulau Sebesi dan Pulau Sebuku Kecamatan Rajabasa sebanyak 784 orang. 184 Laki- laki, 240 Perempuan, 99 Putra, 110 Putri, 81 Bayi Laki- laki dan 74 bayi perempuan.

Kini kebutuhan yang diperlukan berupa makanan, obat nyamuk dan kelambu. Kondisi secara umum keseluruhan dalam keadaan sehat akan tetapi mereka memiliki keluhan permasalahan dalam pembagian makan yang terlalu minim oleh Tim Relawan, selain itu bantuan berupa mie instan terkadang dipinta oleh warga dari Desa Batu Balak Kecamatan Rajabasa Lamsel yang tidak terkena bencana alam dengan alasan untuk ronda malam. Dengan demikian para pengungsi membutuhkan aparat keamanan.

Kondisi secara umum para pengungsi dalam keadaan sehat, sebagian dari mereka berharap untuk dapat kembali lagi kerumahnya masing- masing. (*)