Keluarga Pelajar Tewas Dalam Pengeroyokan Berharap Pelaku Dapat Hukuman Yang Setimpal

0
87

Bandar Lampung, Penacakrawala.com – Keluarga siswa yang tewas dalam tawuran di Bandar Lampung diliputi duka yang mendalam.

Mereka berharap pelaku pengeroyokan bisa dijatuhi dengan hukuman yang setimpal.

Hal itu dikatakan Bahtiar, ayah korban, Selasa (31/10/2023).

“Saya minta polisi secepatnya menangkap pelaku, supaya dapat hukuman setimpal,” sebut Bahtiar.

ia mengaku tak menyangka anaknya pergi untuk selamanya secepat itu.

Sebelum meninggal dunia, anaknya pergi dari rumah dengan izin sewajarnya pada siang harinya.

Anaknya izin untuk pergi ke rumah temannya.

Setelahnya, dilanjut dengan piket PKL.

“Namun, sekitar jam tujuh, kita dapat kabar sudah meninggal dunia,” kata Bahtiar.

Beredar video viral seorang siswa SMK BLK (Bina Latih Karya) Bandar Lampung tewas dikeroyok sejumlah orang.

Dalam video berdurasi 10 detik tersebut, lokasi pengeroyokan berada di Jalan Soekarno-Hatta, Bandar Lampung.

Dari informasi sementara, pengeroyokan itu terjadi pada Senin (30/10/2023) sore.

Tawuran itu melibatkan beberapa sekolah tingkat atas/kejuruan.

Kepala SMK BLK Bandar Lampung Nuryanto pun membenarkan ada siswanya meninggal dunia setelah dikeroyok sekelompok orang. 

“Benar anak kami meninggal dunia setelah dikeroyok. Jadi siswa kami yang meninggal dunia ini kelas XII,” kata Kepala SMK BLK bandar Lampung Nuryanto, Senin (30/10/2023). 

Kasat Reskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Dennis Arya Putra juga membenarkan adanya kejadian pengeroyokan hingga berakibat korban meninggal dunia. 

“Pelaku harus ditangkap, dan sementara kami menerjunkan tim Resmob dan Jatanras untuk melakukan penyelidikan,” kata Dennis. (**/red)