Ketua DPRD Mesuji Desak Polisi Agar Ungkap Kasus Kematian Siswi Yang Di Temukan Di Kebun Karet

0
54

Mesuji, Penacakrawala.id Pihak kepolisian Polres Mesuji didesak untuk mengungkap kasus kematian AL (16) siswi SMK Negeri 1 Tanjung Raya yang jasadnya ditemukan di parit kebun karet Desa Margo Mulyo, Kecamatan Mesuji Timur.

Desakan itu disampaikan oleh Ketua DPRD Mesuji Elfianah saat dikonfirmasi, Jumat (7/6/2024).

“Jika memang ini korban pembunuhan, kami meminta pelakunya segera tertangkap,” ujarnya.

Elfianah pun merasa sangat prihatin atas peristiwa tewasnya pelajar SMK yang di temukan pada Selasa (28/5/2024) sekitar pukul 16.00 WIB.

Menurutnya kematian pelajar SMK itu sangat tidak wajar dan mulai menimbulkan spekulasi liar dari masyarakat.

Ia pun berharap peristiwa itu tidak terulang kembali di Kabupaten Mesuji.

Sebab, ungkap Elfianah masyarakat di Kabupaten Mesuji sangat menginginkan daerahnya itu selalu aman dan terbebas dari gangguan kamtibmas.

“Semoga tidak berulang kembali kejadian ini, karena kita semua masyarakat di Kabupaten Mesuji tentunya sangat berharap Kabupaten Mesuji ini tetap aman,” jelasnya.

Diberitakan sebelumnya, masyarakat di Kabupaten Mesuji Lampung digegerkan penemuan jasad siswi SMK 01 Tanjung Raya pada Selasa, 28 Mei 2024 Sore kemaren.

Jasad siswi SMK itu ditemukan di parit kebun karet terobosan Jalan Dusun Tanjung Makmur, Desa Margo Mulyo, Kecamatan Mesuji Timur.

Serma Burhanudin, Babinsa setempat menyampaikan jika jasad siswi SMK yang ditemukan itu berinisial A (15) yang merupakan warga Dusun Tebing Laut, Desa Talang Baru.

“Jasad siswi SMK itu pertama kali ditemukan oleh tiga orang remaja Desa Margo Jaya saat sedang mencari burung di kebun karet,” ujarnya.

Burhanudin pun menceritakan kronologi awal ditemukannya jasad tersebut, bermula saat tiga remaja bernama Gison (19), Bintang (16) dan Hanafi (15) sekitar pukul 14.00 WIB sedang mencari burung di kebun karet.

Sampai akhirnya, saksi Hanafi melihat adanya mayat di parit kebun karet.

Hanafi pun langsung menemui rekannya Gison dan Bintang dan mengabarkan jika ada tubuh manusia yang sudah tidak bernyawa.

“Saudara Gison pun langsung pergi ke Desa Margo Mulyo untuk melaporkan bahwa ada mayat di parit. Sampai pada akhirnya warga setempat tahu dan langsung berangkat untuk melihat mayat tersebut,” jelasnya. (**/red)