Konsleting Listrik, 3 Rumah Ludes Terbakar Di Bandar Lampung

0
49

Bandar Lampung, Penacakrawala.id – Sebanyak tiga rumah non permanen di Kelurahan Kupang Kota, Kecamatan Teluk Betung Utara (TBU), Bandar Lampung ludes kebakaran.

Musibah kebakaran yang menghanguskan tiga rumah warga Bandar Lampung itu terjadi, Jumat (23/8/2024) pukul 09.16 WIB.

“Kami menerima laporan ( kebakaran ) pukul 09.16 WIB tersebut. Lalu personel sebanyak 20 orang kami kerahkan,” ujar Kepala Dinas Damkarmat Bandar Lampung, Antoni Irawan.

“Alhamdulillah setelah berjibaku dengan kobaran api di lokasi, personel berhasil kita padamkan selama dua jam tepatnya pada pukul 11.16 WIB,” sambungnya.

Adapun tiga rumah warga yang terbakar itu merupakan rumah milik Dani Ardianto, Ardiansyah dan Agus Sanjaya.

Antoni menceritakan, penyebab kebakaran disebabkan oleh korsleting listrik dan api awalnya muncul dari rumah kedua (Ardiansyah).

“Menurut keterangan Bhabinkamtibmas setempat, penyebab terjadi ya kebakaran diduga karena korsleting listrik,” jelasnya.

“Korsleting listrik berawal dari rumah kedua sehingga api membesar dan merambat ke rumah lain,” tambahnya.

Kendati begitu, pihakanya akan tetap melakukan identifikasi lebih lanjut dan akan ditangani oeh pihak yang berwajib.

Selain itu, Antoni menjelaskan, dalam proses pemadaman api, pihaknya mengerahkan sebanyak lima unit mobil damkar.

“Yakni Unit Mobil Supply Pos Siaga Teluk Betung Utara, Mobil Karba 018 Pos Siaga Teluk Betung Selatan,” sebutnya.

“Unit Mobil Supply 021 Mako Tendean, Mobil Supply 022 Mako Tendean, dan Mobil Rescue Mako Tendean,” sambungnya.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut, namun kerugian yang ditaksir mencapai Rp 62 juta untuk semua rumah yang terdampak.

“Beruntung juga saat terjadinya kebakaran, kondisi ketiga rumah itu sedang dalam keadaan yang kosong,” imbuhnya.

“Personel juga menghubungi pihak PLN untuk melakukan pemadaman arus listrik sementara di daerah terjadinya kebakaran tersebut,” terusnya.

Terakhir ia mengimbau masyarakat Bandar Lampung agar terus waspada dan berhati-hati terhadap bahaya kebakaran.

“Hati-hati dan waspada, tak henti-hentinya kami mengimbau masyarakat untuk memastikan kompor dalam keadaan mati jika sudah digunakan,” imbaunya.

“Lalu matikan saluran kelistrikan yang tak dipakai, jangan membakar sampah dan jangan juga membiarkan anak bermain api,” tandasnya.(**/red)