Korban Begal Sopir Travel Dibuang Di Area Persawahan Desa Karangpucung

0
141

Lampung Selatan, Penacakrawala.com – Korban begal, Andri Haldi sopir travel sempat melawan sebelum akhirnya dibuang di area persawahan Desa Karangpucung, Kecamatan Way Sulan, Kabupaten Lampung Selatan.

Diketahui, aksi begal roda empat terjadi di area persawahan Desa Karangpucung, Kecamatan Way Sulan, Kabupaten Lampung Selatan, pada Jumat (15/9/2023) sekitar pukul 01.30 WIB.

Mobil Daihatsu Xenia bernomor polisi BH 1834 NC dan dua unit HP termasuk dompet korban raib dibawa pelaku.

Adapun korban Andri Haldi bekerja sebagai sopir travel dan belum lama bermukim di Desa Candirejo, Kecamatan Candipuro, Kabupaten Lampung Selatan.

Akibat perampokan dan perampasan kendaraan tersebut, korban mengalami luka di leher akibat sabetan benda tajam yang diduga pisau.

Kapolsek Katibung, Polres Lampung Selatan, Polda Lampung AKP Aos Husni Palah mengatakan, saat itu korban menjemput terduga pelaku menggunakan mobil Daihatsu Xenia dengan Nopol BH 1834 NC di Lapangan Sidomulyo.

Korbanpun langsung melajukan kendaraan menuju arah Panjang Bandarlampung.

“Sekitar pukul 20.00 WIB, korban pun tiba di depan kantor Koramil Panjang, lalu 2 orang penumpang turun dan selanjutnya korban pun pulang ke arah Candipuro,” katanya.

Namun, sekitar pukul 22.00, istri korban kembali mendapat pesan WA dari salah seorang penumpang agar minta dijemput kembali.

Sekitar pukul 00.30 WIB, korban menjemput terduga pelaku, berjumlah 3 orang yang meminta diantarkan ke Tanjungbintang.

“Sampai di Jalan Persawahan Desa Karangpucung sekitar pukul 02.30 WIB, penumpang tersebut meminta korban untuk memperlambat laju kendaraannya,” ujarnya.

Saat itu juga secara tiba-tiba penumpang tersebut mencekik leher korban dari arah belakang, sambil menodongkan pisau.

Sementara penumpang yang duduk di bangku depan langsung memegangin badan korban, lalu menusuk korban dengan menggunakan obeng.

Setelah itu, korban pun berusaha menarik pisau yang ditodongkan dilehernya.

Mendapatkan perlakuan demikian, korban pun keluar mobilnya, namun dikejar oleh para pelaku.

Setelah tertangkap, korban pun langsung diikat oleh pelaku di bagian tangan dan kaki dan menutup mulut korban dengan lakban. Selanjutnya, membuang tubuh korban di pinggir jalan.

Usai melancarkan aksi tersebut, para pelaku langsung melarikan diri dengan membawa kabur kendaraan Daihatsu Xenia warna silver milik korban ke arah Banyumas, Candipuro. (**/red)