Kurangnya Perhatian Pemerintah, Abu Bakar Tuna Netra Desa Paya Mengalami Stroke

0
309

PESAWARAN, Penacakrawala.com – Abu Bakar (65) suami dari Zubaidah (55) Rt/Rw 002/002 Dusun Paya Kecamatan Padang Cermin yang bekerja sebagai pengurus Rumah tangga, sekaligus tulang punggung Keluarga, Abu Bakar mengalami cacat Tuna Netra sejak berumur 2 tahun, dan sudah 9 tahun ini mengalami sakit stroke dan hanya bisa berbaring lesu ditempat tidurnya. Selasa (08/02/2022).

“Saat ini berat badan Abu Bakar terlihat sangat kurus, semenjak sekian tahun dirinya menderita stroke, dan penyebab stroke terjadi akibat gula darah yang tinggi dan juga kolestrol nya naik, dan setelah dilakukan pemeriksaan di Puskesmas terdekat ternyata suami saya mengalami stroke ujar sang istri, Zubaidah nampak dengan wajah lesu dan tetap setia mendampingi sang suami.

Abu Bakar ini walau pun Hidup serba kekurangan, Namun di balik kekurangan nya Ada banyak kelebihan, pada tahun 1997 Abu Bakar pernah mendapat kan piagam dari Bapak Bupati DULHADI Bupati Lampung Selatan sebagai peserta terbaik masuk nominasi Tiga Besar, Musabakoh Thilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Kabupaten.

Di sisi lain Abu Bakar ini mengalami kekurangan beliau juga pencinta Seni khusus nya Lagu lagu Lampung di samping suara nya yang nyaring dan merdu, Beliau juga pencipta lagu lagu Lampung , Baik itu peting Gambus Tunggal, maupun lagu Daerah.

Dengan kondisi serba terbatas Semasa beliau masih sehat, beliau sering mendapatkan tawaran untuk menghibur di kediaman Sohibul Hajat, Hal seperti ini sering di Lakukan dari kampung ke kampung.

Kejadiannya bermula dari 9 tahun yang lalu, ketika sang suami yang saat itu dalam keadaan sehat dan seperti biasanya merebahkan diri untuk istirahat, namun saat hendak bangun tubuhnya merasa lemas dan tidak bisa digerakkan, semenjak dari kejadian tersebut sang suami mengalami stroke, Ucap Zubaidah dengan wajah sedih kepada awak media.

Demi kesembuhan sang suami, Zubaidah hanya pasrah hingga saat ini tidak ada satu pun pihak Pemerintah yang Peduli dengan ke adaan suami saya, Yunida telah berkali kali membawa sang suami untuk berobat, Dengan mengguna kan kartu BPJS dengan harapan sang suami bisa sembuh dan beraktifitas seperti biasa nya.

Demi kesembuhan sang suami, baik pengobatan secara medis hingga tradisional telah ia tempuh, saat ini uang beliu telah habis buat berobat, untuk saat ini Zubaidah bingung untuk mendapatkan uang untuk biaya pengobatan selanjutnya untuk sang suami, dirinya tetap berjuang demi kesembuhan sang suami. Hal ini disampaikan kepada rekan rekan dari LSM LIRA Pesawaran dan awak media, saat membesuk kondisi Abu Bakar sebagai bentuk motivasi bagi kesembuhan Abu bakar.

Dan sungguh ironis sekali, saat mendengarkan penjelasan dari pihak keluarga setelah sekian tahun, Abu Bakar belum mendapatkan Bantuan sama sekali dari pemerintah setempat bahkan datang untuk melihat ataupun membesuk keadaan beliau , yang saat ini hanya bisa berbaring lesu.

E: Zull
P: (Rumli)