LIPAN Diharapkan Menjadi Salah Satu Garda Terdepan Mengawal Nawa Cita Bangsa

0
814

Lampung Utara, buanainformasi.com – LSM Lembaga Independen Pemantau Anggaran Negara ( LIPAN ) Indonesia,merayakan hari lahir LIPAN yang ketiga. Namun tak lupa, seluruh jajaran LIPAN mengucapkan selamat tahun baru 2019 serta turut berduka cita atas musibah yang menimpa masyarakat di Banten dan di Lampung.

Ketua Umum LIPAN, Abas Mutian dan seluruh jajarannya turut berduka cita atas musibah yang menimpa masyarakat Kalianda dan Banten pasca diterjang musibah tsunami dan erupsi anak gunung krakatau.

Acara dilaksanakan di kantor DPP LIPAN Indonesia,Tera Polda Baru,Sukarame Bandar Lampung,Selasa (1/1) dua hari lalu.

Ketua Umum DPP LIPAN Indonesia Abas Mutian dirinya bersyukur kehadirhot Allah Swt LSM LIPAN sudah berumur 3 tahun.

“Tujuan dari acara ini tidak terlepas mempererat tali silaturahmi kepada segenap pimpinan pusat dan daerah, meski terhitung di usia dini,LSM LIPAN mampu menyesuaikan diri dan waktu dalam perannya  selaku kontrol sosial masyarakat dalam penyelenggaraan negara yang harus bebas dan bersih dari korupsi,kolusi,nepostisme (KKN),”kata dia.

Abas Mutian menegaskan, dengan hari jadi LIPAN Indonesia yang KE III ,masih banyak yang harus bersama-sama benahi dalam struktur organisasi, apa yang menjadi tujuan oraganisasi dapat tumbuh lebih mandiri, diharapkan seluruh jajaran pengurus LIPAN dari tingkat pusat sampai ke daerah mampu menjadi garda terdepan yang siap ikut membantu  mengontrol seluruh kebijakan pemerintah mewujudkan negeri ini makmur dan berjaya.

“Ini perlu menjadi sebuah catatan sejarah kita bersama,menurut analisis kami maraknya musibah yang datang atas ujian Allah swt, kepada kita semua, penyakit yang melanda negeri ini sudah masuk kanker stadium empat,tentunya kita bertanya apa itu. Negara indonesia yang kita cintai ini,sudah dirusak oleh tangan, oleh kaki, oleh tubuh dan pemikiran-pemikiran orang yang  tidak bertanggung jawab.Tentunya kita yang setia dengan pancasila,  jangan hanya tinggal diam, mari kita bangkit apa yang harus kita perbuat, mengawal nawa cita bangsa ini,mari kita lawan,yang namanya korupsi maupun penindasan dan lainya yang ingin merusak jati diri bangsa ini,”ungkapnya.

Tak lupa Abas Mutian juga mengajak untuk menyatukan tujuan, menyatukan barisan, melawan mereka yang menjajah kita dengan cara mengeruk aset kekayaan bangsa ini.

“Kita sudah terjajah oleh ekonomi,yang menbuat  kemiskinan masyarakat,kekerasan penindasan oleh bangsa asing,secara diam-diam mengkoyak-koyak harga diri bangsa ini,”tutup dia. (gun/red)