Murid yang Aniaya Gurunya Hingga Tewas Memang Dikenal Sebagai Pendekar

0
528

Jawa Timur, buanainformasi.com – Pelaku penganiaya gurunya sendiri hingga meninggal dunia, HI (17) dikenal sebagai pendekar oleh teman-temannya.

Siswa SMAN 1 Torjun, Kabupaten Sampang, Jawa Timur ini memiliki ilmu bela diri sejak duduk di kelas 10
AM, salah satu teman sekelas pelaku mengatakan, pelaku belajar ilmu bela diri sejak masih duduk di bangku SMP. Bahkan pelajaran ilmu bela diri tersebut didalami sampai sekarang.

“Anaknya memang pendekar dan sudah lama belajarnya,” kata AM kepada Kompas.com, saat ditemui di depan kantor Polres Sampang, Jumat (2/2/2018).

Sehari-hari, sambung AM, pelaku ketika diledeki teman-temannya selalu mengeluarkan jurus-jurus bela diri. Entah itu dilakukan secara reflek atau karena memang pengaruh ilmu bela diri yang dimiliki pelaku.

“Kalau disentuh sedikit badannya, biasanya reflek seperti orang mau pencak silat,” imbuh AM.

Sementara itu, Kapolres Sampang, Ajun Komisaris Besar Polisi Budi Wardiman mengaku tidak tahu jika pelaku memiliki ilmu bela diri. Kakak kandung pelaku, Su’ud juga menepis tudingan bahwa adik bungsunya punya ilmu bela diri.

Jika ada aksi dalam foto-foto yang sudah tersebar melalui media sosial, mungkin adiknya hanya senang mengoleksi kostum pencak silat.

“Setahu saya adik saya tak punya ilmu bela diri. Dia hanya senang olahraga futsal,” ujar Su’ud. (*)