Oknum Kades Dilampung Utara Aniaya Warga Hingga Memar

0
881
Oknum Kades Dilampung Utara Aniaya Warga Hinga Memar
Oknum Kades Dilampung Utara Aniaya Warga Hinga Memar

Lampung Utara, buanainformasi.com-Mengkonfirmasi prihal Informasi masyarakat, Seorang Oknum pejabat Kepala Desa yang melakukan pemukululan terhadap empat orang anak berumur 12 tahun di Kabupaten Lampung Utara.

Seorang warga yang enggan di sebutkan namanya mengatakan, atas perilaku kepala desa yang berinisial (Ymn) tersebut sangat dinilai tidak pantas apalagi sampai main hakim sendiri.

“Seorang pemimpin Harus melindungi warga masyarakatnya Bukan malah terbalik,menganiaya dan main hakim sendiri, pukul memukul warga sendiri. Apalagi seorang wanita ibu rumah tangga dan anak-anak di bawah umur.”tegasnya.

Lanjutnya, cukup jelas menurut saya dalam peraturan Undang-undang perlindungan, Perempuaan dan anak, telah di atur dalam peraturan perintah dan penegak hukum. Kami warga masyarakat hanya batas solidaritas saja dan berharap agar oknum kepala desa ini dapat di proses sesuai aturan hukum yang berlaku. Ujarnya

Jumaiyana (40 ) dan Rohmansyah (19) Korban yang mengalami penganiayaan menjelaskan kronologis pemukulan  yang mereka alami, Berawal saat dirinya mendatangi balai desa pada kamis (25/5/2017) malam, guna menanyakan permasalahan anak nya terkait tuduhan pencurian, Saat itu jumaiyana pun menemui kepala desa dengan maksud menyelesaikan permasalahan, namun ketika bertemu,justru kades memaki dan memarahi kedua nya dengan bahasa yang kurang sedap.

“Kades memaki dan marah dengan bahasa yang kurang sedap kepada kami warga jelata,tidak hanya itu,kades  juga melayangkan bogem mentah dan tamparan ke arah kami. Saya bingung,kok tega memukul bukan mau menyelesaikan masalah malah mau menambah masalah.” tegas Jumiayana.

Imbuhnya, “awalnya saya ke balai desa bermaksud menemuinya untuk menyelesaikan pemasalahan anak saya, yang sudah di kumpulkan di balai desa, setelah saya liat anak-anak kami di pukul,  kepala desa (Ymn), menyeret-nyeret saya dan mukul saya, romansyah yang mau melerai saya pun di pukul juga. Tidak hanya tamparan Ymn memukul wajah saya dan dada saya sebanyak tiga kali. Akibatnya jumaiyana pun sempat mengalami lebam dan sesak nafas lantaran pukulan kades.

“Kami akan tempuh jalur hukum,dan melaporkan permasalahan ini ke Polres Lampung Utara, sudah tentu kami meminta perlindungan dan keadilan untuk kami,atas terjadinya pengeniyayaan kepada kami.”tegas korban kepada buanainformasi.com

Dilain pihak Kepala Desa (Ymn), membenarkan bahwa dirinya melakukan pemukulan tersebut dan mengatakn bahwa dirinya juga akan melaporkan kejadian tersebut kepolisi karna merasa ayam miliknya pun dicuri oleh korban.

“Ya benar saya memukulnya sebab anak nya mencuri bahkan ayam saya juga di curinya, kalau mereka merasa jadi korban mau lapor polisi silakan saja, saya juga akan lapor kepolisi .”Tutup Kades (Shinta)