Pemerintah Pusat akan Bagikan Prona Sebanyak 3900 Sertifikat

0
621

Lampung Barat, buanainformasi.com – Pemerintah melalui Kantor Kementrian Agraria dan Penataan Ruang/Badan Pertanahan Nasional (APR/BPN), menggulirkan pembuatan sertifikat gratis bagi masyarakat melalui program Pendaftaran Tanah Sistematis Lengkap (PTSL) di kabupaten setempat.

Untuk tahun  ini, sasaran program PTSL atau pengganti program Proyek Operasi Nasional Agraria (Prona) pada tahun-tahun sebelumnya yakni di Pekon (Desa) Gedungsurian Kecamatan Gedungsurian, dengan kuota maksimal sebanyak 3.900 sertifikat. Ada perbedaan dalam system program PTSL, yakni untuk sasaran akan menjadi fokus di satu pekon saja, sehingga setelah tuntas di satu pekon, maka sasaran selanjutnya yakni pekon-pekon lainnya di wilayah Lampung Barat (Lambar).

Kepala Kantor Kementrian APR/BPN Lambar Nazron mengatakan, untuk penerima program ini tidak hanya masyarakat berpenghasilan rendah atau masyarakat kurang mampu saja seperti program Prona, tetapi masyarakat secara keseluruhan bahkan tanah milik pemerintah juga berhak menerima prongram tersebut.  ”Tahun ini dipusatkan di Pekon Gedungsurian Kecamatan Gedungsurian, jika nantinya  dari jumlah kuota 3.900 sertifikat jika ternyata belum habis, maka sisanya berpindah ke pekon di sebelahnya. Dengan berpusat di satu pekon, tentunya saya bisa lebih mudah memonitor dan praktik Pungli bisa lebih diminimalisasi,” ungkap Nazron, Rabu (22/2).

Tim ajudikasi telah dibentuk, kata dia, petugas semua divisi lengkap di tim yang dibentuk tersebut. Tahapan-tahapan yang dilaksanakan yakni pengumuman dilanjutkan dengan penyuluhan atau sosialisasi, selanjutnya dilakukan pengukuran, pengumpulan data yuridis, kemudian pembentukan panitia A (panitia pemeriksa tanah), jika tidak ada keberatan maka dilanjutkan penerbitan sertifikat.

”Untuk dibiayai pembuatan sertifikat ini dari APBN, ini adalah program presiden Joko Widodo. Pembuatan sertifikat ini juga gratis, dan mungkin hanya pembelian materai yang harus disiapkan oleh  pemohon sertifikat,” kata dia.

Pihaknya menargetkan pada November mendatang pembuatan sertifikat di Pekon Gedungsurian  sudah selesai semua. Dan untuk memaksimalkan kerja, seluruh tim yang terlibat setiap harinya  juga melaksanakan tugas di Pekon Gedungsurian.

”Tahun depan kuotanya lebih banyak lagi, dan untuk mensukseskan ini tentunya seluruh petugas yang terlibat dalam tim yang saya bentuk dituntut bekerja dengan maksimal,” kata Nazron. (Romi erlan)