Jangan Intimidasi Kami “Kami Hanya Butuh Perhatian”

0
914

Tanggamus, Penacakrawala.com – Minimnya perhatian pemerintah daerah kabupaten tanggamus akan nasib dan masa depan penyandang disabilitas khususnya penyandang difabel disampaikan Zumroh via telepon selulernya pada media 8/01.

Seperti diberitakan sebelumnya, Zumroh di dampingi Nurhadi Sekretaris Desa (Sekdes) Pekon Way Harong Kecamatan Air Naningan. Jum’at, 27 Desember 2019, serta 2 orang Penyandang Disabilitas lainnya mengeluhkan minimnya perhatian pemerintah daerah pada penyandang disabilitas khususnya cacat Kaki.

Menurut Zumroh (21) salah satu penyandang disabilitas saat di wawancara media mengatakan bahwa dirinya belum pernah mendapatkan bantuan apapun dari Pemerintah Kabupaten Tanggamus. “Dulu saya pernah mendapatkan bantuan kaki palsu tapi bukan dari Pemerintah Tanggamus tetapi dari Tanggerang,” ujarnya.

“Saya pernah ke Rumah Sakit Pringsewu menurut dokter saya disarankan untuk jangan dipakai lagi kaki palsu ini, karna saya merasa tidak nyaman, akhirnya saya menuruti saran dokter.

Masih menurut Zumroh dirinya berharap Pemerintah bisa membantu keadaan mereka yang seperti ini, dan bisa membantu agar kami bisa mandiri dan tidak selalu bergantung dengan bantuan dengan menciptakan program yang bisa membuat kami berdaya guna baik secara sosial maupun ekonomi kreatif .

“Waktu itu saya pernah ikut program pelatihan Penyandang Disabilitas di Gisting, kami semua di ajarkan membuat kerajinan tangan, kami berharap Pemerintah tidak hanya mengajarkan kami program pelatihan Saja tetapi kami berharap agar kedepan kami bisa mengaplikasikan keterampilan kerajinan tangan itu sendiri agar bisa seperti orang lain pada umumnya,” ungkapnya.

Lanjut Zumroh, Penyandang disabilitas mempunyai komunitas Ordisa di Kabupaten tanggamus, namun akibat keluhannya pada pemberitaan beberapa waktu lalu Dirinya di black list dan di ancam akan dilaporkan karena di anggap telah mencemarkan nama baik oleh pengurus komunitas, padahal Dirinya Hanya menyampaikan keluhan hati yang dialaminya Dan kedua temannya,belum lagi Adanya potongan Dana sebesar 700 ribu rupiah dari yang seharusnya 2,5 juta rupiah dari Bantuan yang seharusnya saya Dan teman teman Terima, tutupnya.

Sampai berita ini dirilis Dan terbit pengurus komunitas maupun Dinas terkait belum dapat dikinfirmasi. (red/ajoi)