Tanggamus, Penacakrawala.com – Terkait Adanya Program Bantuan tentang Dampak Pandemi Corona Virus Desease 2019 (Covid-19) di Pekon Bandar Sukabumi Kecamatan Bandar Negeri Semuong (BNS), yang diduga kurang transparan kepada penerima yang mendapatkan bantuan langung tunai dana desa (BLT-DD) yang dikeluhkan Hs warga setempat.
Edi Yulian Pj Kakon Bandar Sukabumi, menanggapi adanya masalah tersebut dan menyampaikan permohonan maaf kepada publik, warga dan media terkait kurangnya transparansi seperti anjuran Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Tanggamus untuk pemasangan baner berisi data penerima bantuan sudah terpasang di balai pekon, sehingga warga bisa mencermati data tersebut .
“Ya bener data penerima bantuan sudah kami pasang di balai pekon, itu demi menjaga trasparansi warga bisa liat langsung di balai,”ucapnya. Jum’at 28 Agustus 2020.
Tak hanya itu, Edi juga menyikapi permasalahan dan permintaan warga berinisial HS. “Kami dari aparatur pemerintah pekon bandar sukabumi sudah membantu HS sebesar Rp.500 rb sebagai sumbangsih kami untuk biaya berobat istri HS yang sedang sakit,”ungkapnya.
Sementara, dikatakan HS kepada media, adapun masalah kurangnya Transparansi Bantuan Sosial dampak Covid-19, HS mengungkapkan bahwa perihal tersebut sudah jelas keberadaan nama penerima Bansos yang di pasang menggunakan Baner oleh Aparatur setempat.
“Kalau masalah kemaren kurangnya transparansi, tadi saya lihat dari pihak Aparatur Pekon sudah menunjukkan nama penerima Bansos di depan kantor dengan menggunakan Baner. Ya, dalam hal ini menurut saya, itu sudah jelas lah, dan saya tidak mengharapkan BLT DD lagi, karna PJ sudah membantu saya,”pungkas HS.
Melansir berita sebelumnya, Disampaikan Suyanto melalui Pesan WhatsAppnya kepada Tim AJO Indonesia DPC Tanggamus. “Untuk menjaga transparansi, pemerintah pekon harusnya dapat mempublikasikan data penerima berbagai bantuan, baik PKH, BPNT, dan lain lain termasuk data penerima BLT DD,”katanya (24/20).
Lanjutnya, “Publikasi tersebut bisa berupa Baner berisi data penerima bantuan yang dipasang di balai pekon, sehingga warga bisa mencermati data tersebut. Satu lembar baner besar, tapi memuat seluruh data penerima bantuan yg ada di Pekon (PKH, BPNT, BLT DD dll),”terangnya.
Suyanto menyampaikan, sebelumnya anjuran dari Dinas PMD Kabupaten Tanggamus sudah disampaikan agar segala bentuk bantuan bisa dipublikasikan.
“Anjuran tersebut sudah kami sampaikan melalui surat dari Pemerintah Kabupaten ke Pekon via kecamatan,”pungkasnya.
(Uud/Tim AJO Indonesia)




