Puluhan WNA di Amankan Imigrasi Kalianda

0
955
Puluhan WNA di Amankan Imigrasi Kalianda
Puluhan WNA di Amankan Imigrasi Kalianda

Puluhan WNA di Amankan  Imigrasi Kalianda

[sz-ytvideo url=”https://www.youtube.com/watch?v=i4F2aO-y4v0″ theme=”dark” cover=”youtube” start=”1″ end=”1″ responsive=”y” autoplay=”y” loop=”y” fullscreen=”y” disablekeyboard=”y” disableiframe=”y” disablerelated=”y” delayed=”y” schemaorg=”y” /]

BUANAINFORMASI.COM-Kantor Imigrasi Kalianda Lampung Selatan,mengamankan Puluhan Warga Negara Asing  ilegal asal Negara Somalia, di amankan lantaran tidak mengantongi Visa dan Izin Resmi untuk masuk ke Negara Indonesia dari kantor imigrasi setempat. mereka meninggalkan negaranya  karena sedang terjadi perang besar. Rabu (7/9/2016)

sebanyak 10 wna  asal  somalia tersebut sebelumnya diamankan oleh pihak kepolisian sektor kawasan pelabuhan bakauheni  menuju pulau jawa. WNA ilegal tersebut diamankan  karena tidak mengantongi visa dan izin untuk masuk ke indonesia dari kantor imigrasi,meski wna tersebut memiliki paspor asal negara Somalia.namun dengan paspor  itu saja mereka tidak bias masuk ke indonesia .di duka mereka tidak melewati tempat pemeriksaan imigrasi saat masuk dari negara malaysia, melalui jalur gelap menuju medan  sumatera utara.

Ke-Sepuluh WNA  diamankan saat sedang berada di dalam Bus Antar Lintas Sumatra dengan Nomor Polisi BK 7889 DK dengan tujuan Medan-Jakarta.saat itu pihak KSKP Pelabuhan Bakauheni melihat mereka karena tampak seperti Orang Asing, pihak KSKP Langsung  Berkoordinasi dengan Kantor Imigrasi Kalianda  dan langsung  di amankan ke kantor imigrasi  setelah dilakukan pemeriksaan, selanjutnya  dikirim ke rumah detensi imigrasi Jakarta untuk dilakukan pemeriksan lebih lanjut.

Kepala Imigrasi Kalianda Edi Feriyan menjelaskan” salah satu WNA Ilegal tersebut kedatangan mereka ke Indonesia dengan tujuan akhir Jakarta, hanya untuk menemui pihak International Organization For Migration agar dapat diproses sebagai Warga Negara Asing yang mencari Swaka ke Negara Amerika Serikat atau Kanada. mereka meninggalkan Negara Somalia karena Negara tersebut sedang terjadi perang. sehingga mereka mencari negara lain sebagai tempat tinggal yang baru.” Ujarnya (Basri Subur)