Lampung Selatan, buanainformasi.com – Rencana Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan untuk membangun pasar inpres Kalianda, menjadi pasar modern hanya sebatas wacana dan sulit diwujudkan. Pasalnya, rencana Pasar Inpres kalianda menjadi pasar modern itu diperlukan suatu penilaian dan kajian secara hukum dan ekonomi.
“Ada tahapan dan kajian ketika akan mewujudkan recana membangun pasar modern. Sementara lokasi Pasar Inpres Kalianda itu, lahan yang menjadi aset Pemkab Lamsel hanya sebagian kecil selebihnya milik perseorangan. Ini juga yang menjadi perhitungan ekonomi,” kata Kepala Dinas Perdagangan dan Industri Lamsel, Qorinilwan, Rabu (11/4).
Selain itu, lanjut Qorinilwan diperlukan lahan relokasi sementara, agar para pedagan bisa terus bejualan. Sementara lahan relokasi yang strategis belum ada yang pas.
“Kemudian, apakah mereka para pedagang itu bersedia jika direlokasi.Nanti, ketika mau direlokasi malah ribut-ribut,” ujar dia.
Oleh karena itu, ditambahkan dia Disprindang Lamsel tidak mau terlalu banyak rencana dan wacana.
“Yang jelas, kalau rencana sih ada untuk membangun Pasar Inpres Kalianda menjadi pasar modern. Tetapi secara bertahap bisa seperti membalikan telapak tangan,” kata dia.
Informasi yang didapat, sudah ada beberapa pihak investor yang datang menawarkan diri untuk mau membangun pasar modern tersebut. Kemudian mereka juga secara langsung melakukan persentase dan pemaparan dengan Bupati Lampung Selatan H.Zainudin Hasan.
Namun, sayangnya hingga kini belum juga ada tanda-tanda rencana untuk membangun pasar inpres kalianda menjadi pasar modern yang didambakan oleh warga kalianda.(*)




