Tulang Bawang, Penacakrawala.com – Residivis kasus penggelapan akhirnya dicokok jajaran Polres Tulangbawang, Polda Lampung.
“Pelaku berinisial MN (32), berprofesi wiraswasta, warga Jalan IV MBC, Kelurahan Menggala Kota, Kecamatan Menggala, Tulangbawang,” beber Kapolsek Menggala AKP Sunaryo mewakili Kapolres Tulangbawang, Polda Lampung, AKBP Jibrael Bata Awi, Jumat (3/11/2023).
Hari Kamis (2/11/2023) sekira pukul 15.00 WIB, petugas menangkap pelaku penggelapan itu saat berada di Jalan Seroja, Kelurahan Menggala Tengah, Kecamatan Menggala.
Pelaku sudah dua kali menjadi residivis. Pertama kasus curat di Pemda Tulangbawang tahun 2014 dan sudah menjalani hukuman di Rutan Kelas II B Menggala.
Kedua kasus curas di wilayah Jakarta Selatan tahun 2017 dan sudah menjalani hukuman di Rutan Cipinang.
“Adapun barang bukti yang petugas kami sita dalam kasus penggelapan ini berupa 6 lembar nota timbang/penjualan singkong dari CV Sinar Mulya,” papar perwira dengan balok kuning tiga dipundaknya.
Kapolsek menjelaskan, menurut keterangan korban Handi Jaimudin (43) PNS dan warga Jalan Mega, Kelurahan Ujung Gunung, Menggala, Rabu (22/02/2023), sekitar pukul 15.00 WIB, korban menyuruh pelaku untuk mengangkut hasil panen singkong dan dibawa ke lapak singkong yang berada di Jalan Lintas Pantai Timur, Bawang Latak, Kelurahan Ujung Gunung.
“Pelaku ini sudah 6 kali mengirimkan hasil panen singkong ke lapak singkong dan uang hasil penjualan singkong sudah diberikan oleh kasir lapak kepada pelaku,” beber dia.
Ternyata uang tersebut bukannya diberikan kepada korban, tapi malah dibawa kabur oleh pelaku sehingga korban mengalami kerugian uang tunai sebanyak Rp 13,5 juta.
AKP Sunaryo menambahkan, pelaku ini selalu berpindah-pindah tempat, hingga akhirnya ditangkap petugas saat sedang bersembunyi di wilayah Kelurahan Menggala Tengah.
Guna mempertanggung jawabkan perbuatannya, pelaku akan dikenakan Pasal 372 KUHPidana tentang penggelapan. Diancam dengan pidana penjara paling lama 4 tahun. (**/red)




