Bandar Lampung, Penacakrawala.com – Awal tahun 2024 puluhan kasus kebakaran terjadi di Bandar Lampung, Lampung.
Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Pemkot Bandar Lampung, Anthony Irawan.
“Terhitung sejak Januari hingga 15 Februari 2024, kebakaran di Bandar Lampung ada 22 kasus,” kata Anthony, Jumat (16/2).
Sementara, ungkap Anthoni, sepanjang tahun 2023, terdapat 466 kejadian kebakaran di Bandar Lampung.
“Dari 466 kebakaran di tahun 2023 mengakibatkan 4 orang meninggal dunia dan 7 lainnya mengalami luka-luka,” paparnya.
Anthony menjelaskan, terdapat kebakaran paling besar yang terjadi di awal tahun 2024 ini.
“Yaitu kebakaran rumah dua lantai di Labuhan Ratu pada 1 Januari, mengakibatkan kerugian Rp200 juta,” ucapnya.
Oleh sebab itu, Anthony mengimbau masyarakat untuk selalu berhati-hati dan waspada. Terlebih, Bandar Lampung merupakan pusat ibu kota Provinsi Lampung yang padat penduduk.
“Selalu waspada, tak henti-hentinya kami ingatkan dan imbau warga untuk cek colokan listrik maupun kompor jika hendak pergi, hindari penggunaan colokan listrik yang menumpuk,” ucapnya.
Lalu ia pun mengimbau masyarakat untuk tak membakar sampah. “Jangan biarkan anak-anak bermain korek atau petasan tanpa pengawasan orang dewasa,” ujarnya.
Apabila terjadi kebakaran, Anthoni mengimbau masyarakat untuk segera melapor ke pihaknya.
“Masyarakat dapat melaporkan melalui 0811 729 444, kami siaga 24 jam,” pungkasnya.
Sementara, terkait penambahan jumlah petugas pemadaman, Anthoni baru-baru ini mengaku belum ada penambahan.
Ini mengingat Damkarmat Bandar Lampung yang baru saja menambah puluhan personel baru.
“Kalau penambahan personel kita belum tahu, karena akhir tahun 2023 kemarin kita sudah menambah 46 orang personel yang diambil dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) Pemkot Bandar Lampung,” pungkasnya.
Pemkot Bandar Lampung menambah dua unit armada Damkarmat Bandar Lampung tahun ini.
Pengadaan ini menelan anggaran Rp 2 miliar. Hal itu dikatakan Kepala Damkarmat Pemkot Bandar Lampung Anthoni Irawan.
“Sesuai apa yang disampaikan wali kota, bahwa kita akan menambah 2 unit aramda yang akan kita fokuskan untuk di pos kecamatan,” kata Anthoni, baru-baru ini.
“Untuk anggarannya diperkirakan mencapai Rp 2 miliar,” lanjutnya.
Anthoni menyebut, dari 20 kecamatan di Bandar Lampung, saat ini pihaknya memiliki 14 pos Damkar.
Artinya, terdapat enam kecamatan yang belum memiliki posko Damkarmat.
“Dengan adanya dua armada ini, akan kita fokuskan di pos kecamatan. Sehingga akan ada 16 pos. Mudah-mudahan target kita ke depan 20 kecamatan memiliki pos masing-masing egera terealisasi,” terangnya.
“Adanya tambahan dua unit aramada guna meningkatkan respons ketika ada laporan kebakaran maupun bencana,” tuturnya.(**/red)




