Sejumlah Penumpang Mengeluhkan Kenaikan Harga Tiket Penyeberangan Kapal Bakauheni – Merak

0
135

Lampung Selatan, Penacakrawala.com – Sejumlah penumpang mengeluhkan naiknya harga tiket penyeberangan kapal di perlintasan Pelabuhan Bakauheni-Merak.

Diketahui, tiket penyeberangan kapal di perlintasan Pelabuhan Bakauheni-Merak resmi naik pada, Kamis (3/8/2023).

Adapun besaran kenaikan tiket penyeberangan kapal di perlintasan Pelabuhan Bakauheni-Merak di dermaga reguler sebesar 5,26 persen.

Sedangkan untuk di dermaga eksekutif, kenaikan tiket penyeberangan kapal di perlintasan Pelabuhan Bakauheni-Merak sekitar 4 persen.

Kenaikan harga tiket penyeberangan kapal di perlintasan Pelabuhan Bakauheni-Merak dikeluhkan penumpang.

Seperti yang dikeluhkan oleh penumpang yang membawa kendaraan mobil dari Metro tujuan Bekasi bernama Widi (50), yang mengaku keberatan dengan kenaikan harga tiket penyeberangan kapal.

“Berat. Kita sebagai masyarakat biasa ya merasa keberatan dengan kenaikan harga tiket penyeberangan kapal ini,” kata Widi, Jumat (4/8/2023).

Widi menyebut kenaikan harga tiket penyeberangan kapal di dermaga reguler mencapai 5 persen.

“Tadi saya naik dari dermaga 2, saya beli tiket hampir 500-an karena saya bawa mobil. Biasanya cuma 400 berapa. Hampir 5 persen,” katanya.

“Ya saya nggak merasa keberatan, tapi kalau bisa harganya kembali normal lah,” ucap Widi.

Keluhan terkait kenaikan harga tiket penyeberangan kapal Bakauheni dikeluhkan  juga oleh penumpang yang membawa kendaraan sepeda motor bernama Ujang Hermawan, yang mengaku keberatan dengan kenaikan harga tiket penyeberangan tersebut.

Ujang mengaku dirinya belum mengetahui kenaikan harga tiket penyeberangan kapal tersebut.

“Saya dari Bandung. Ya saya merasa keberatan. Kalau bisa normal lagi. Belum tau kalau harga tiketnya udah naik, karena saya tadi belinya di agen,” kata Ujang.

Penumpang pejalan kaki, bernama Aris mengaku tidak keberatan dengan kenaikan harga tiket kapal tersebut.

“Kalau nggak salah naik sekitar Rp 2 ribu. Kalau saya sih tidak masalah kalau naiknya cuma segitu,” kata Aris.

Tetapi, Aris meminta kepada pihak penyedia kapal ataupun PT ASDP Ferry Indoensia untuk memperhatikan pelayanannya, baik pelayanan penumpang maupun kebersihan kapal.

“Saya sih berharap dengan adanya kenaikan tersebut, pihak kapal maupun ASDP dapat memperhatikan pelayanannya. Terutama untuk kebersihan kapal,” katanya.

“Semoga toiletnya menjadi bersih, kapalnya juga bersih, biar penumpang itu merasa aman dan nyaman,” ujarnya. (**/red)