Siswa SMP Di Lampung Tengah Dikurung Dan Dipaksa Berkelahi Oleh Temannya

0
103

Lampung Tengah, Penacakrawala.com – Seorang siswa kelas VIII jadi korban bullying atau perundungan di SMPN 1 Atap Gunung Sugih, Lampung Tengah, Selasa (27/2/2024).

Sudah kali kedua, siswa berinisial F (14) itu dikurung di kelas kosong dan dipaksa berkelahi oleh kakak kelasnya.

Akibat kejadian tersebut, F trauma dan enggan masuk sekolah lantaran takut kejadian yang dialaminya terulang kembali.

Astivia Dwi Lestari selaku ibu korban mengatakan, anaknya dipaksa berkelahi dan diancam jika mengadu ke sekolah.

Kejadian berlangsung dua kali, yakni Senin (26/2/2024) dan hari ini pada jam sekolah.

“Di kelas kosong, anak saya dikepung kakak kelasnya. Dia dipaksa berkelahi satu lawan satu dan ditonton,” katanya

“Setelah dihajar dan mengalami luka pukul, anak saya diancam para pelaku jika mengadu ke sekolah,” imbuhnya.

Padahal, lanjut Asti, anaknya merasa tidak pernah bermasalah dengan teman sekelas, apalagi seniornya di kelas IX.

Menurut Asti, F di mata keluarga dikenal pendiam dan tidak suka berbuat onar.

F mengaku awalnya dia dianggap menantang kakak tingkat.

Padahal ia tidak melakukan apa-apa.

Saat itu, F sedang piket di kelas.

“Muka anak saya dianggap nyolot dan menantang, padahal dia diam saja,” katanya.

“Anak saya sekarang jadi takut dan bilang kalau nggak mau berangkat sekolah,” sambungnya.

Kini, Asti telah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Gunung Sugih, dengan menyertakan bukti visum.

Dengan harapan, kejadian perundungan tak terjadi lagi kepada siapa pun.

“Saya berharap tidak terjadi lagi aksi-aksi perundungan, biar pelaku jera. Dan sekolah harusnya bisa lebih detail dalam pengawasan, soalnya kan masih di lingkungan sekolah,” tutupnya.(**/red)