Bandar Lampung, Penacakrawala.com – Pemkot Bandar Lampung melalui Dinas Koperasi dan UKM Pemkot Bandar Lampung angkat bicara terkait kembali dibukanya TikTok Shop di Indenesia melalui Tokopedia.
Kabid Pemberdayaan Usaha Mikro Dinas Koperasi dan UKM Pemkot Bandar Lampung, Rachma mengatakan, pihaknya mendukung UKM Bandar Lampung untuk memasarkan produknya di TikTok Shop tersebut.
Ia menyebut, TikTok Shop merupakan media promosi yang bisa dimanfaatkan pelaku UKM Bandar Lampung, sementara pemasarannya melalui Tokopedia.
“Kalau Tiktok kan media promosi, pemasarannya di Tokopedia,” kata Rachma, (14/12/2023).
“Kami support apabila UKM binaan ingin promosi produknya di TikTok dan e-commerce di Tokopedia,” lanjutnya.
Rachma menyebut, UKM Bandar Lampung juga harus mengacu pada Permendag No 31tahun 2023.
“Kita harus mengikuti Permendag No 31 tahun 2023,” pungkasnya.
Diketahui dalam pemberitaan sebelumnya, Pemkot Bandar Lampung melalui Dinas UMKM Bandar Lampung berencana membuat marketplace khusus UMKM binaannya.
Hal itu dikatakan Kepala Dinas UMKM Pemkot Bandar Lampung, Riana Apriana saat dikonfirmasi Tribun Lampung.
“Sekarang kita memang belum punya marketplace sendiri,” kata Riana saat jelaskan marketplace UMKM, Minggu (5/11/2023).
“Tetapi insyaallah tahun depan kita akan buatkan marketplace khusus UMKM Bandar Lampung,” ucapnya.
Dengan begitu, ungkap Riana, UMKM Bandar Lampung akan terfasilitasi khususnya dalam memasarkan produknya.
“Karena pelaku UMKM di Bandar Lampung ini kan banyak ya, yang binaan kita saja da 300an,” terangnya.
“Dengan adanya marketplace ini tentu bisa memudahkan pelaku UMKM di Bandar Lampung untuk mengembangkan usahanya,” ucapnya.
Ditanya terkait konsep dan anggaran untuk pembuatan marketplace tersebut, Riana enggan membeberakan lebih jauh.
“Nanti kita akan matangkan lagi konsepnya, tahun depan ya, insyaallah,” pungkasnya. (**/red)




