Tim Satgas Ditreskrimsus Polda Lampung Tak Temukan Adanya Penimbunan Beras Di Masyrakat

0
61

Bandar Lampung, Penacakrawala.com – Tim Satgas Pangan Ditreskrimsus Polda Lampung tidak temukan adanya penimbunan beras di tengah masyarakat.

Dirreskrimsus Polda Lampung Kombes Pol Donny Arief Praptomo mengatakan, pihaknya telah melakukan pemantauan dan tidak ditemukan adanya penimbunan beras.

“Kami telah melakukan penyisiran ke pasar hingga ke gudang beras pasca adanya kenaikan harga beras,” kata Dirreskrimsus Polda Lampung Kombes Pol Donny Arief Praptomo, Rabu (21/2/2024).

Tim satgas pangan telah melakukan pemantauan langsung ke masyarakat tapi tidak ditemukan penimbunan tersebut.

“Jadi beras di gudang seluruh Lampung masih aman terkendali,” kata Kombes Pol Donny.

“Beras di pasar tradisional saat ini juga idak ditemukan adanya kelangkaan beras dan masih seperti biasa,” kata Kombes Pol Donny.

Polda Lampung mencatat bahwa adanya kelangkaan itu hanya pada retail-retail yang beras premium.

Tetapi kalau di pasar tradisional masih dalam kondisi aman.

Pihaknya menilai adanya kenaikan harga beras di Lampung merupakan dampak dari kenaikan di Pulau Jawa.

“Jadi banyak pemilik beras yang menjual berasnya ke pulau Jawa karena mendapatkan harga yang lebih tinggi ketimbang dijual di Lampung,” kata Kombes Pol Donny.

Karena terjadi kenaikan tersebut sehingga pihak retail enggan menjual berasnya.

“Kalau harga beras di retail dimonitoring dan harus sesuai HET (Harga Eceran Tertinggi),” kata Kombes Pol Donny.

Kalau harganya naik tetapi pihak retail tetap menjual sesuai HET jadi mereka rugi, sehingga langka beras di retail.

Tetapi di pasar tidak langka dan tetap ada stoknya oleh para penjual.

“Naiknya beras juga dikarenakan dengan dampak el nino dan membuat kenaikan harga beras pun terjadi,” kata Kombes Pol Donny

Ia mengatakan, kenaikan harga beras itu tidak hanya terjadi di Lampung akan tetapi merata di seluruh Indonesia.(**/red)