Wow! Oknum Kepala Sekolah SDN 2 Kemalo Abung Diduga Gelapkan Dana BOS APBD dan APBN

0
1067

Lampung Utara, buanainformasi.com – Naiknya alokasi anggaran pendidikan nasional tidak serta merta dapat meningkatkan sarana dan prasarana serta mutu pendidikan jika tidak di dukung sumber daya manusia yang mumpuni dan amanah.

Hal ini dialami SD Negeri 2 Kemalo Abung Lampung Utara, oknum Kepala Sekolah Mulyono diduga tidak menyelesaikan pekerjaan pembangunan perpustakaan pada tahun 2016-2017 silam, yang bersumber dari dana APBN/APBD, namun sampai saat ini masih mangkrak.

Diduga kuat anggaran tersebut disalahgunakan hingga menimbulkan kerugian negara, belum lagi pengelolaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Tahun 2017-2018 yang tidak transparan.

SD Negeri 2 Kemalo Abung, memiliki peserta didik sebanyak 178 siswa, namun sayangnya alokasi dana bantuan operasional sekolah penggunaannya tidak jelas.

Hal tersebut diungkapkan oleh seluruh dewan guru yang ada di SD Negeri 2 Kemalo Abung kepada buanainformasi.com diruangan kerja guru, Kamis (12/4/18).

Beberapa guru yang enggan disebutkan namanya,mengatakan bahwa kapala sekolah Mulyono tidak transparan dalam penggunaan dana bos, bendahara sekolah hanya formalitas saja,uang yang diberikan kepada bendahara dari kepala sekolah hanya untuk membayar uang honor pramuka,uang honor guru harian uang honor guru bidang studi,yang nilainya Rp 100 ribu untuk pramuka,Rp 300 ribu untuk guru harian,Rp 250.ribu untuk guru bidang studi/bulan yang dibayarkan setiap triwulan,jumlah guru honorer hanya 3 orang.

Para guru juga mengatakan, menurut mereka pembangunan perpustakaan yang dibangun 2016 – 2017 yang mangkrak mereka sama sekali tidak mengetahui berapa alokasi anggarannya.

Hal yang sama pada realisasi dana BOS juga, para guru tidak mengetahuinya.

 

“Bahkan untuk keperluan salah satu yang kami perlukan seperti bahan habis pakai kadang-kadang kami harus beli sendiri,kalau kita kalikan 178 x 800 ribu dan dipotong uang buku 20% maka dana BOS setiap triwulan pada kisaran 28 Juta, tapi inilah kenyataannya,” ujar mereka pada buanainformasi.com.

Terpisah, kepala Dinas Pendidikan Lampung Utara Suwandi, saat dihubungi via telpon mengatakan, setelah menerima laporan mengenai adanya dugaan penyimpangan penggunaan anggaran dana BOS serta pada pembangunan perpustakaan yang mangkrak, Suwandi mengatakan akan menjadikan perhatian khusus apa yang terjadi pada SD Negeri 2 Kemalo Abung.

“Nanti kami akan meminta Inspektorat Lampung Utara untuk melakukan pemeriksaan, semua anggaran yang dipergunakan SD Negeri 2 Kemalo Abung, baik dana BOS maupun gedung perpustakaan yang masih mangkrak,”jelasnya.

Sementara hingga berita ini diterbitkan, Mulyono Kepala Sekolah SDN 2 Kemalo Abung belum dapat dikonfirmasi. (gian/red)