Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung menyambut pelaksanaan Hari Ulang Tahun (HUT) Real Estat Indonesia (REI) ke-54 sebagai momentum untuk memperkuat investasi di sektor properti sekaligus mendorong transformasi ekonomi daerah. Kegiatan yang berlangsung pada 5–7 Mei 2026 ini dihadiri ratusan peserta dari berbagai daerah di Indonesia dengan mengusung tema “Membangun Kebersamaan dan Solidaritas REI Menuju Bangkitnya Industri Properti.”
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan apresiasi atas kepercayaan REI yang memilih Lampung sebagai tuan rumah penyelenggaraan HUT ke-54. Menurutnya, REI tidak hanya berperan sebagai organisasi pengusaha properti, tetapi juga menjadi mitra strategis pemerintah dalam mendukung pembangunan nasional, khususnya di sektor perumahan dan pengembangan kawasan.
Dalam sambutannya, Gubernur menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi Lampung tengah berfokus pada transformasi ekonomi melalui hilirisasi industri, pengembangan sektor pariwisata, dan peningkatan kualitas pendidikan. Sejalan dengan arah kebijakan tersebut, pemerintah membuka peluang investasi yang lebih luas bagi pelaku usaha properti untuk mendukung pembangunan kawasan industri, permukiman, dan fasilitas penunjang lainnya.
Ia menjelaskan bahwa Lampung memiliki posisi strategis sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera dengan dukungan infrastruktur pelabuhan yang mampu melayani kapal berkapasitas besar. Keunggulan tersebut dinilai menjadi daya tarik bagi investor dalam mengembangkan kawasan industri maupun proyek-proyek properti yang terintegrasi dengan pertumbuhan ekonomi daerah.
Gubernur juga menekankan bahwa sektor properti memiliki efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian. Selain menyediakan hunian bagi masyarakat, pembangunan perumahan mampu menciptakan lapangan kerja, menggerakkan industri bahan bangunan, serta mendorong pertumbuhan berbagai sektor usaha lainnya. Karena itu, pemerintah berkomitmen memberikan berbagai insentif guna meningkatkan minat investasi di Lampung.
Sementara itu, Ketua Umum DPP REI Joko Suranto menyampaikan bahwa penyelenggaraan HUT REI ke-54 di Lampung diperkirakan memberikan dampak ekonomi yang signifikan bagi daerah. Kehadiran ratusan peserta dari seluruh Indonesia diproyeksikan menghasilkan perputaran ekonomi hingga puluhan miliar rupiah. Ia juga menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah dan pelaku industri properti untuk mengatasi backlog perumahan serta memperkuat pertumbuhan ekonomi nasional.
Melalui penyelenggaraan HUT REI ke-54, Pemerintah Provinsi Lampung berharap kolaborasi antara pemerintah dan pelaku usaha properti semakin kuat sehingga mampu mempercepat masuknya investasi, mendukung pembangunan perumahan yang berkelanjutan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Lampung.




