Pesawaran, Penacakrawala.com – Ada dugaan pemindahan alamat Fasilitas Kesehatan (Faskes) yang dilakukan oknum klinik Yulita Medical, Tampa seizin pemilik kartu BPJS ,Akhirnya beberapa perwakilan masyarakat peserta BPJS Kesehatan yang ada di kecamatan Gedong Tataan Kabupaten Pesawaran, mendatangi Kantor BPJS Cabang Metro yang ada di Jln. AH Nasution No 25, Yosodadi, Metro.
Menurut Sutarmi pemindahan Faskes secera sepihak tersebut baru ia ketahui, saat hendak berobat.
“Jadi saya membawa anak yang sedang sakit untuk berobat ke klinik Ridho Husada di Desa Bagelen, Kecamatan Gedongtataan,ketika mendaftar Faskes nya ternyata sudah tidak terdaptar lagi di klinik tersebut.
Ternyata, faskes Sudah berpindah alamat. Bukan lagi di Klinik Ridho Husada, Bagelen, Gedongtataan, Pesawaran, sebagaimana selama ini, melainkan tercatat di Klinik Yulita Medical yang berada di Jln. Pendidikan, RT.13/RW.04, Desa Padangrejo, Kecamatan Pubian, Lampung Tengah.
Namun untungnya meski sudah tidak terdaptar, pihak klinik Ridho husada masih memberikan kebijakan untuk tetap menangani anak saya dengan baik.
Adanya fakta terjadi pemindahan lokasi faskes dari manfaat kartu BPJS lintas kabupaten ini, tentu saja membuat Sutarmi tidak habis pikir.
“Ini bener-bener aneh, tapi ya begitulah faktanya. Tanpa persetujuan dan sepengetahuan saya selaku pemegang kartu BPJS, tiba-tiba lokasi saya dan keluarga untuk mendapatkan faskes bisa pindah begitu saja. Bahkan sampai lintas kabupaten,” urai Sutarmi, Kamis (16/11/2023)
Menyadari urusan kesehatan sangat penting bagi keluarganya, Sutarmi pun meminta bantuan hukum kepada Febian Boby & Rekan yang beralamat di Kecamatan Natar, Kabupaten Lampung Selatan.
Langkah Sutarmi meminta bantuan hukum untuk menelisik terjadinya perpindahan fasilitas kesehatan sebagai manfaat adanya kartu BPJS tersebut, tanpa dinyana justru membuka tabir peristiwa serupa yang dialami warga sekitar tempat domisilinya.
Warga yang mengalami nasib serupa dengan Sutarmi, jumlahnya mencapai 11 kartu keluarga (KK) lainya.
Sutarmi dan 11 KK perpindahan faskes siluman itu, tidak tinggal diam. Selain berharap pelakunya diusut oleh pihak berwenang, mereka juga bergerak untuk mendapatkan kepastian dengan mengembalikan tempat berobat sebagaimana semula.
“Sebagai orang awam, saya bingung dengan kejadian ini. Kok bisa-bisanya faskes BPJS kami pindah begitu saja dengan jarak yang sangat jauh. Bagaimana kami bisa cepat mendapat surat rujukan kalau dalam kondisi mendesak, wong jaraknya lintas kabupaten begini,” kata Sutarmi.
Dan guna bisa mendapatkan faskes di tempat yang semula , yaitu Klinik Yulita Medical di Desa Padangrejo, Kecamatan Pubian, Lampung Tengah, Sutarmi beserta 11 KK lainnya harus terlebih dahulu mengkonfirmasi ke Kantor BPJS Cabang Metro yang ada di Jln. AH Nasution No 25, Yosodadi, Metro. Sebab dari kantor inilah semua urusan faskes BPJS se-Lampung Tengah dikendalikan.
Lalu apa kata pihak BPJS Cabang Metro terkait adanya keluhan warga Pesawaran yang mendadak lokasi faskesnya dipindah tanpa sepengetahuan yang bersangkutan?
Beni selaku staf humas BPJS menjanjikan akan segera mengusut kasus perpindahan faskes bagi pemilik kartu BPJS dari Pesawaran ke Lampung Tengah tersebut.
“Apabila pihak klinik diketahui melakukan kesalahan tersebut, kami berjanji akan menindak tegas dengan memutus kerja samanya dengan BPJS,” kata Beni, Kamis (16/11/2023) siang di kantor BPJS Cabang Metro.
Ia menghimbau kepada warga masyarakat, bila ada persoalan serupa dapat sesegera mungkin untuk menyampaikan kepada pihak BPJS agar segera ditindaklanjuti.
Beni menjelaskan, saat ini warga masyarakat bisa mendaftar di mobile JKN via app. Bila tahun lalu warga bisa merubah alamat sendiri, sekarang tidak bisa lagi.
“Saat ini jika ada warga ingin memperbaiki datanya, silahkan datang ke kantor BPJS terdekat,” ungkap Beni.
Berkat Sutarmi dan beberpa perwakilan warga lainnya mendatangi kantor BPJS Cabang Metro, Kamis (16/11/2023) siang, perpindahan siluman alamat faskes lintas kabupaten itu pun langsung tertangani.
“Kami telah memperbaiki data faskesnya dan sekarang juga sudah dapat digunakan seperti semula. Sudah sesuai alamat yang sebenarnya,” tambah Beni.(**/budi)




