Pemprov Lampung Dorong Percepatan Program Perumahan dan Pemberdayaan Ekonomi Rakyat

0
1

Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat komitmennya dalam mempercepat pembangunan sektor perumahan sekaligus mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat. Langkah tersebut dilakukan melalui sinergi antara pemerintah, pelaku usaha, dan berbagai pemangku kepentingan guna menghadirkan hunian yang layak serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Komitmen tersebut disampaikan dalam rangkaian kegiatan Hari Ulang Tahun (HUT) Real Estat Indonesia (REI) ke-54 yang digelar di Provinsi Lampung. Pemerintah Provinsi menilai sektor perumahan memiliki peran strategis karena tidak hanya memenuhi kebutuhan tempat tinggal masyarakat, tetapi juga mampu menggerakkan berbagai sektor ekonomi yang berkaitan dengan pembangunan.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan bahwa pembangunan perumahan memberikan efek berganda (multiplier effect) terhadap perekonomian daerah. Selain membuka lapangan pekerjaan, sektor ini juga mendorong pertumbuhan industri bahan bangunan, jasa konstruksi, serta usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menjadi bagian dari rantai pasok pembangunan.

Pemerintah Provinsi Lampung juga terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif guna menarik minat investor di sektor properti. Dukungan tersebut diwujudkan melalui penyederhanaan pelayanan, penguatan infrastruktur, serta kolaborasi dengan berbagai pihak agar pembangunan kawasan permukiman dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan.

Selain pembangunan fisik, pemerintah turut menekankan pentingnya pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pengembangan kawasan perumahan diharapkan mampu menciptakan peluang usaha baru bagi masyarakat sekitar, meningkatkan aktivitas perdagangan, serta memperkuat pertumbuhan ekonomi lokal melalui keterlibatan UMKM dan tenaga kerja daerah.

Melalui sinergi antara pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, Pemerintah Provinsi Lampung optimistis percepatan program perumahan dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Upaya tersebut diharapkan mampu mendukung pertumbuhan ekonomi yang inklusif, memperluas kesempatan kerja, serta mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan.