Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat komitmennya dalam mendorong investasi berbasis energi hijau dan pelestarian lingkungan melalui pengembangan energi terbarukan serta rehabilitasi kawasan mangrove. Langkah ini menjadi bagian dari strategi pembangunan berkelanjutan yang mengintegrasikan pertumbuhan ekonomi dengan upaya menjaga kelestarian lingkungan. (lampungprov.go.id)
Komitmen tersebut disampaikan dalam pertemuan antara Pemerintah Provinsi Lampung dengan sejumlah mitra strategis untuk membahas peluang investasi di sektor energi hijau. Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan bahwa Lampung memiliki potensi besar dalam pengembangan energi ramah lingkungan yang dapat mendukung ketahanan energi sekaligus meningkatkan daya saing daerah.
Selain pengembangan energi hijau, Pemerintah Provinsi Lampung juga menaruh perhatian terhadap rehabilitasi kawasan mangrove sebagai bagian dari upaya mitigasi perubahan iklim dan perlindungan ekosistem pesisir. Keberadaan hutan mangrove dinilai memiliki peran penting dalam mencegah abrasi pantai, menjaga keanekaragaman hayati, serta menyerap emisi karbon.
Pemerintah Provinsi Lampung membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk investor, dunia usaha, lembaga internasional, dan masyarakat, untuk mempercepat implementasi program energi terbarukan dan rehabilitasi mangrove. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu menghadirkan manfaat ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas lingkungan hidup.
Melalui penguatan investasi hijau, pemerintah juga berharap tercipta lapangan kerja baru, meningkatnya pemanfaatan energi bersih, serta berkembangnya ekonomi berbasis lingkungan. Sementara itu, rehabilitasi mangrove diharapkan dapat memperkuat ketahanan wilayah pesisir terhadap dampak perubahan iklim sekaligus mendukung kesejahteraan masyarakat yang menggantungkan hidup pada sumber daya pesisir.
Dengan mengedepankan prinsip pembangunan berkelanjutan, Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen untuk terus mendorong investasi yang berwawasan lingkungan, memperkuat konservasi ekosistem mangrove, serta menciptakan keseimbangan antara pertumbuhan ekonomi dan pelestarian sumber daya alam demi kesejahteraan masyarakat di masa depan.




