Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung mencatat capaian positif dalam pengendalian inflasi. Berkat terjaganya stabilitas harga kebutuhan pokok dan sinergi berbagai pihak, Lampung berhasil menjadi provinsi dengan tingkat inflasi terendah secara nasional.
Keberhasilan tersebut merupakan hasil koordinasi yang erat antara pemerintah daerah, Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID), pemerintah kabupaten/kota, serta instansi terkait dalam menjaga ketersediaan pasokan dan kelancaran distribusi barang kebutuhan masyarakat. Upaya tersebut dilakukan melalui pemantauan harga secara berkala, operasi pasar, serta langkah antisipatif menghadapi potensi gejolak harga.
Pemerintah Provinsi Lampung menegaskan bahwa pengendalian inflasi menjadi salah satu prioritas karena berpengaruh langsung terhadap daya beli masyarakat dan pertumbuhan ekonomi daerah. Stabilitas harga yang terjaga diharapkan mampu menciptakan iklim ekonomi yang kondusif sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Selain menjaga pasokan dan distribusi, Pemprov Lampung juga terus memperkuat koordinasi dengan pemerintah pusat, Bank Indonesia, Badan Pusat Statistik (BPS), serta seluruh anggota TPID guna memastikan langkah pengendalian inflasi berjalan secara efektif dan berkelanjutan.
Ke depan, Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen mempertahankan capaian tersebut melalui penguatan sinergi lintas sektor, peningkatan ketahanan pangan, serta pengawasan terhadap ketersediaan dan harga bahan pokok. Dengan demikian, stabilitas harga dapat terus terjaga dan memberikan dampak positif bagi perekonomian daerah serta kesejahteraan masyarakat.




