Pemprov Lampung Perkuat Ekonomi Syariah Melalui LaSEF 2026

0
1

Bandar Lampung – Pemerintah Provinsi Lampung terus memperkuat pengembangan ekonomi syariah sebagai salah satu pilar pembangunan daerah melalui penyelenggaraan Lampung Sharia Economic Festival (LaSEF) 2026. Kegiatan yang ditutup dalam rangkaian Closing Ceremony di Lampung City Mall ini menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam membangun ekosistem ekonomi syariah yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan.

Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menyampaikan bahwa selama tiga hari pelaksanaan LaSEF 2026, masyarakat disuguhkan berbagai kegiatan yang menunjukkan perkembangan ekonomi syariah di Lampung. Menurutnya, festival ini merupakan bukti nyata komitmen bersama dalam mendukung penguatan industri halal, pemberdayaan ekonomi umat, serta pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) berbasis syariah.

Pada pelaksanaan tahun ini, sebanyak 40 pelaku UMKM ikut berpartisipasi melalui Halal Mart dengan menampilkan berbagai produk unggulan khas Lampung, seperti kuliner, kopi, produk olahan, hingga wastra daerah. Keikutsertaan para pelaku UMKM tersebut mencerminkan besarnya potensi produk lokal Lampung untuk berkembang dan bersaing dalam ekosistem ekonomi syariah.

Selain pameran produk halal, LaSEF 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan yang menggabungkan aspek ekonomi dan nilai-nilai keislaman, di antaranya Tabligh Akbar serta sejumlah lomba dan kompetisi bagi generasi muda. Rangkaian kegiatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan literasi ekonomi syariah sekaligus mendorong lahirnya generasi yang kreatif dan memiliki semangat kewirausahaan.

Gubernur menilai Lampung memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu pusat pertumbuhan ekonomi syariah di Pulau Sumatera. Potensi tersebut didukung oleh sektor pertanian, keberadaan pondok pesantren, perkembangan industri halal, UMKM, serta peluang pengelolaan zakat dan wakaf produktif yang dapat menjadi motor penggerak pembangunan ekonomi masyarakat. Salah satu program yang diperkenalkan dalam LaSEF 2026 adalah Wakaf Sumur Produktif, yang ditujukan untuk membantu menjaga produktivitas petani dalam menghadapi tantangan perubahan iklim dan dampak El Nino.

Gubernur juga mengajak seluruh pemangku kepentingan, mulai dari Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), perbankan syariah, akademisi, ulama, hingga pelaku usaha, untuk terus memperkuat sinergi dalam membangun ekosistem ekonomi syariah di Provinsi Lampung. Kolaborasi tersebut diharapkan mampu memperluas akses pembiayaan, meningkatkan daya saing UMKM, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.